Kepala BI KPw Kediri:  Stabilitas Inflasi di Kediri Harus Terjaga

Kediri, koranmemo.com – Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan wilayah (KPw) Kediri mengapresiasi seluruh elemen masyarakat dalam mengendalikan inflasi saat bulan suci Ramadan hingga menjelang hari raya idhul fitri. Pasalnya, dalam rilis badan pusat statistik (BPS) Kota Kediri mengalami inflasi terendah se Jawa Timur selama bulan Mei 2019 dengan 0,05 persen.

Musni Hardi Kasuma Atmaja, Kepala BI KPw Kediri melihat peran pemerintah dan masyarakat dalam mengendalikan inflasi berjalan dengan positif. Pasalnya, menjelang bulan suci Ramadan dan hari raya Idhul Fitri isu bawang putih dengan harga fantastis melanda seluruh Indonesia. Hal itu juga dibarengi dengan beberapa bahan makanan pokok yang juga naik. Namun, kondisi tersebut bisa terkendali dengan baik di Kota Kediri sehingga mencapai inflasi terendah se Jatim.

“Alhamdulillah upaya kita dalam mengendalikan inflasi selama bulan Ramadan dan Idhul Fitri mencapai hasil yang kita inginkan. Rilis bulan Mei inflasi kita 0,05 persen month to month dan itu terendah di seluruh kota  di Jatim. Ini artinya inflasi kita terkendali,” katanya, saat menerima tamu masyarakat dan seluruh karyawan BI KPw Kediri dalam acara halal bi halal, Kamis (13/6).

Musni menambahkan, peran tim pengendali inflasi daerah (TPID) Kota Kediri dalam mengendalikan inflasi sudah berhasil. Melihat target inflasi hanya di angka 0,1 persen kini justru berada di angka 0,05 persen. Terlebih dalam memberikan solusi saat harga bawang putih dan bawang merah melambung tinggi.

Adapun dalam tiga bulan kedepan, TPID akan dihadapkan dengan pendaftaran siswa baru di semua jenjang pendidikan. Pada saat itu kebutuhan di dunia pendidikan akan meningkat untuk biaya pendaftaran maupun perlengkapan pendidikan lainnya.

 Musni meyakini, melihat psikologis masyarakat dan peran pemerintah daerah Kota Kediri yang cepat tanggap inflasi masih tetap terjaga. Dia berharap tidak ada gangguan alam yang membuat komponen bahan makanan pokok melambung tinggi.

“Saya rasa masyarakat sekarang sudah cerdas dalam berbelanja, jadi inflasi itu bisa tetap stabil. Yang membuat biaya pendidikan naik itu saat daftar ulang mungkin di sekitar bulan Agustus atau September atau mau masuk kuliah. Jadi, Juni mungkin belum signifikan hanya kita semua harus bekerja untuk menjaga ini tetap stabil,” jelasnya.

Reporter : Zayyin Multazam S

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date