Kendaraan Diperiksa, Sopir Bus Jalani Tes Urine

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Puluhan sopir bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan sopir bus antar kota antar provinsi (AKAP), yang masuk Terminal Bus Anjuk Ladang, pagi ini Selasa (28/5/2019), menjalani tes urine. Hal ini untuk memastikan bahwa sopir angkutan lebaran tersebut benar-benar bersih narkoba atau tidak.

Kegiatan tersebut digelar oleh Satlantas Polres Nganjuk di-backup Satresnarkoba dan Satsabhara Polres Nganjuk serta Sub Den Polisi Militer TNI-AD, yang bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk dan Provinsi Jawa Timur, BNN Kabupaten Nganjuk, Rumah Sakit Bhayangkara Moestadjab Nganjuk, serta Klinik Pratama Polres Nganjuk.

Pantauan koranmemo.com, satu-per satu dites kesehatan oleh petugas Klinik Pratama. Selanjutnya mereka mengambil toples kecil yang sudah disiapkan oleh BNN Kabupaten Nganjuk. Toples berisi urine, selanjutnya diperiksa oleh petugas Rumah Sakit Bhayangkara.

Kapolres Nganjuk, AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta mengatakan, dalam tes urine ini, tidak ada pengecualian, semua sopir bus wajib menjalani tes. Pihaknya tidak segan-segan menindak tegas para sopir bus yang kedapatan mengkonsumsi narkoba.

“Sejauh ini, hasil tes yang dilakukan semua sopir negatif menggunakan narkoba. Dan secara bertahap semua sopir bus yang berhenti di terminal akan kami tes, tidak ada pengecualian,” tegas Dewa kepada sejumlah wartawan.

Selain melakukan tes urine kepada sopir dan awak bus, kata Dewa, petugas gabungan juga memeriksa kelayakan bus. “Misalnya rem, kopling dan ban. Hasilnya semuanya masih layak dan siap untuk angkutan mudik dan balik lebaran,” ujarnya.

Pengaruh narkoba, lanjutnya, sangatlah berbahaya jika dikonsumsi masyarakat, khususnya para sopir angkutan. Karena bisa mengganggu konsentrasi saat mengemudikan kendaraannya hingga menyebabkan kecelakaan. “Ini salah satu cara untuk menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat pengaruh narkoba,” jelasnya.

Untuk ke depannya, pihaknya akan melakukan kegiatan ini kepada seluruh pengemudi angkutan umum yang berada di Kabupaten Nganjuk, sehingga akan terdeteksi para sopir yang mengkonsumsi narkoba.

Dewa menghimbau kepada para sopir khususnya dan masyarakat umumnya, jangan sekali-sekali menggunakan narkoba. “Jauhi narkoba karena sangat berbahaya bagi tubuh kita. Khusus para sopir, berhati-hatilah dan jangan kebut-kebutan di jalan. Keselamatan lebih utama,” tandasnya.

Reporter : Muji Hartono

Editor : Achmad Saichu