Kenalkan Tari Nusantara di Kota Malang

Share this :

Malang, koranmemo.com – Kecintaan terhadap seni tari nusantara membuat Lucia Woro Juni Setyawardana, seniman tari, tergerak untuk terus mengajarkan ilmunya kepada generasi muda.

Salah satunya dengan Pelatihan Tari Bersama Sanggar Citra Natya Budaya di Dewan Kesenian Malang (DKM) Jalan Majapahit, Kota Malang, Minggu (27/9).

Beberapa ragam gerakan khas Tari Betawi ia ajarkan ke-18 peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut. Mulai dari napak nindak, selancar, gibang, pakblang, kewer, dan misik.

“Kami ingin mengenalkan tari nusantara di daerah Malang. Kebetulan saya punya ilmu dan ingin berbagi ilmu disini,” ujar Lucia.

Menurut wanita berusia 50 tahun yang juga pemilik sanggar Citra Natya Budaya di Jakarta tersebut, ada 2 latar belakang Tari Betawi yaitu tari topeng dan tari cokek. Gerakan badan pada tari topeng cenderung merendah dan condong ke depan, sedangkan tari cokek gerakan badannya cenderung tegak.

“Perbedaan dengan tari Topeng Malangan, tari Topeng Betawi lebih banyak tarian perempuan. Jadi merendahnya, gerakan antar tumit ketemu seperti huruf V. Kalaupun ada gerakan maju, antara kaki kanan dan kiri jaraknya gak terlalu jauh. Kalau di tari Topeng Malangan gerakan kaki agak melebar dan posisi kakinya kalau bergerak seperti garis miring istilahnya kalau ditarik garis,” tuturnya.

Lucia menambahkan, ke depan akan mengadakan lagi kegiatan serupa untuk Tari Minang dan Aceh. Rencana tersebut akan diagendakan sekitar Oktober dan November.

“Saya rasa masyarakat tak hanya mengenal kesenian lokal tetapi kesenian nusantara juga harus tahu,” ujarnya.

Sementara itu Faiqotul Maghfiroh, salah satu peserta pelatihan tari menuturkan sangat senang mengikuti kegiatan tersebut. Pasalnya mahasiswa Universitas Sidoarjo tersebut merasa mendapatkan pengalaman baru dari pelatihan tersebut.

“Dari kegiatan ini kami bisa mendapatkan ilmu baru tentang tari nusantara lebih luas. Jadi dapat kita salurkan ke tempat kami. Kebetulan kami juga mengajar di luar kampus. Jadi dari sini, kami bisa lebih menguasai gerakan-gerakan khas tarian daerah lain yang nantinya akan kita sampaikan ke adik-adik kami,” pungkasnya.

Reporter: Mokhammad Sholeh

Editor: Della Cahaya