Kenalkan Busana Batik Jombangan di CFD

Jombang, koranmemo.com – Ada pemandangan yang berbeda pada gelaran Car Free Day (CFD) di ruas Jalan KH Wahid Hasyim Jombang, Minggu (1/9) pagi. Di jalan tepat depan kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jombang, disulap menjadi catwalk fashion show dadakan, dengan menggunakan alas karpet berwarna merah.

Rupanya, ada sejumlah remaja maupun anak-anak ini berasal dari Paguyuban Duta Wisata (PDW) Jombang, yang sedang memperkenalkan batik khas daerah setempat, dengan mengambil tema fashion on the street.Ana Agustin, pembina Paguyuban Duta Wisata Jombang mengatakan, tujuan diselenggarakannya pameran peragaan batik tulis tersebut untuk mengangkat kembali batik agar bisa lebih dikenal lagi oleh seluruh lapisan masyarakat Jombang.

“Dengan memanfaatkan moment CFD, semakin banyak orang yang tahu bahwa, kita punya batik yang ragam, corak dan warna yang indah. Jadi batik itu tidak terkesan tua, tetapi batik sangat modis dan fashionnable di kalangan anak muda,” katanya kepada wartawan.

Menurut Ana, motif batik Jombangan ini berbeda dengan batik-batik daerah lain. Batik Jombangan menggunakam motif relief Candi Rimbi, bangunan Ringin Contong sebagai ikon kota Jombang dan motif bunga Jombang.

“Karena setiap daerah pasti memiliki ciri khas batik. Kita juga ingin mengangkat tema dan budaya Kabupaten Jombang, salah satunya batik tulis Jombangan,” tuturnya.

Sementara itu, Nasyah Tirtaloka Ayulika Putri (17), salah satu model pelajar dari SMAN 2 Jombang, ia bersama rekan-rekannya, merasa bangga bisa memperkenalkan busana batik tulis asli Jombang.

Sebagai duta wisata, Nasyah juga mengajak masyarakat lebih mencintai batik asli Jombang sendiri.  Seperti batik yang dipakainya kali ini, memiliki makna warna ciri khas dan motif ikon-ikon di Jombang

“Perbedaan batik ini terlihat jelas berwarna hijau dan merah atau ijo-abang. Selain itu ada motif ikon-ikon lambang Jombang seperti bangunan Ringin Contong serta relief candi Rimbi dan motif bunga Jombang. Kita berharap batik Jombang ini bisa lebih terkenal lagi,” tutup Nasyah usai kegiatan.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date