Kemungkinan Jumlah Korban Penipuan Casting dan Shooting Sinetron Fiktif Bertambah

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Anggota Satreskrim Polres Kediri Kota terus melakukan pengembangan terhadap kasus penipuan dan penggelapan berkedok casting dan shooting sinetron fiktif. Kemungkinan jumlah korban yang sudah membayar sejumlah uang untuk ikut casting bisa bertambah.

Menurut Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Hanif Fatih Wicaksono, penyidikan terhadap kasus penipuan yang berkedok casting dan shooting sinetron, dengan judul ‘Sajadah Cinta’ terus berlangsung. “Sampai saat ini, kami terus melakukan penyelidikan, karena kemungkinan jumlah korban bertambah,” jelasnya.

Sebelumnya, ada 25 orang yang menjadi korban casting dan shooting abal – abal itu. Mengingat pelaku beroperasi di Kabupaten dan Kota Kediri, diperkirakan ada korban lagi dalam kasus ini. Apalagi  pelaku juga meyakinkan warga untuk ikut casting dan shooting dengan mengundang beberapa artis ibu kota dan mengadakan pawai.

Kasus penipuan berkedok casting dan shooting sinetron ini, terungkap setelah beberapa warga yang mengikuti proses pembuatan sinetron curiga lantaran sinetron yang sudah selesai tidak ditayangkan di dua stasiun televisi swasta di Indonesia seperti yang dijanjikan pelaku berinisial RS alias Bang Jay (52) warga Kelurahan Marga Ayu Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi.

Para pemeran sinetron yang menunggu sampai waktu yang ditentukan, tetap tidak mendapat kepastian kapan sinetron berjudul ‘Sajadah Cinta’ itu ditayangkan. Sampai akhirnya, para pemeran sinetron yang rata-rata masih pelajar dan mahasiswa itu, melaporkan ke Polres Kediri Kota melalui orang tua masing-masing.

Pelaku meraup dana dalam jumlah besar dari para korbannya. Uang yang terkumpul mencapai Rp 280.700.000. Karena, ada biaya untuk paket episode, mulai Rp 1,5 juta sampai Rp 20 juta per paket.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor Achmad Saichu