Kemenparekraf Ajak Pelaku Usaha Pariwisata di Kota Madiun Terapkan CHSE

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) meminta pelaku usaha pariwisata di Kota Madiun menerapkan kebersihan, kesehatan, keamanan, dan ramah lingkungan (cleanliness, health, safety, environment/CHSE) dalam menjalankan tempat wisatanya pada masa adaptasi kebiasan baru Covid-19.

“CHSE harus diterapkan oleh pelaku usaha di bidang hotel, restoran dan bioskop. Gampangnya bisa disebut I do care (Indonesia Care),” kata Koordinator Pemasaran Pariwisata Regional I Area IV Kemenparekraf, Indri Wahyu Susanti saat memberikan sosialisasi adaptasi baru CHSE kepada pelaku usaha Madiun di Aston Hotel Madiun, Sabtu (12/9).

Indri juga mengaku kagum dengan tatanan pembangunan Kota Madiun. Dan menjadi daerah paling maju dari daerah sekitarnya.
Melalui wisata kuliner pecel yang terkenal, ia meminta pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Madiun memperkenalkan branding produk yang berbeda.

“Potensi Kota Madiun kita kenali dari wisata buatan, karena kondisi alam cenderung tidak bisa di eksplore atau minim,” ujarnya.

Sementara Wali Kota Madiun Maidi mengatakan, adaptasi kebiasaan baru di Kota Madiun harus cerdas. Agar upaya memerangi pandemi covid 19 dan pengentasan ekonomi jauh dari kata timpang.

“Satu sisi harus ngerem covid, satu lagi untuk gas ekonomi. Kita utamakan skala prioritas dengan kegiatan seperti ini. Tapi kalau kesini hanya berkunjung dengan seenaknya sendiri. Nanti dulu, kalau nanti sudah sempurna,” ujarnya saat menghadiri acara tersebut.

Reporter : Adi / Juremi

Editor: Della Cahaya