Kembangkan Potensi Anak Melalui Baling Bambu

Share this :

Malang, koranmemo.com – Di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ini, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Kota Malang masih dilakukan Dalam Jaringan (Daring). Melalui Bacaan Keliling Bagi Masyarakat Bumiayu (Baling Bambu), Karang Taruna Eka Pramodya mencoba mengembangkan potensi anak di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

M. Nur Saifudin, Ketua Karang Taruna Eka Pramodya, menuturkan budaya membaca dikalangan generasi muda saat ini sangat rendah. Hal ini disebabkan karena anak-anak lebih suka bermain gadget. Dan hal tersebut dapat berakibat negatif jika tidak disertai dengan pendampingan dari orang tua.

“Latar belakang kegiatan ini sebenarnya adalah gemar membaca. Kita ingin menggalakkan gemar membaca ke anak-anak,” tuturnya

Saifudin menambahkan, kegiatan rutin yang digelar tiap bulan yang sudah diselenggarakan sejak Februari 2019 tersebut sempat terhenti karena pandemi Covid-19. Di masa AKB, Karang Taruna Eka Pramodya mencoba menghidupkan kembali Baling Bambu.

“Jadi ini kegiatan pertama setelah pandemi,” ujarnya.

Menurut Saifudin, pengembangan potensi anak dalam Baling Bambu yang diikuti oleh 38 peserta tersebut mewadahi pelajar TK hingga SMP yang memiliki hobi mewarnai, menggambar dan bercerita.

“Yang membuat kegiatan ini berbeda dengan yang sebelumnya, sekarang ada sedikit presentasi dari adik-adik untuk gambar dan mewarna. Kalau biasanya mungkin pengenalan profesi, atau origami dan sebagainya,” tambahnya.

Sementara itu Muhammad Ilham, peserta Baling Bambu yang merupakan siswa kelas 3 SD Muhammadiyah 5 Malang mengatakan, dia memiliki cita-cita menjadi seorang arsitektur. Antusiasnya mengikuti kegiatan tersebut juga didasari keinginan belajar bersama teman-teman sebayanya.

“Saya ingin membangun bangunan yang bagus. Di sini seneng, banyak temannya. Dikasih jajan juga sama dapet hadiah,” katanya.

Reporter: Mokhammad Sholeh

Editor: Della Cahaya