Kembali Tangkap Satu Pelaku Pembobol Konter

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Tim Resmob Satreskrim Polresta Kediri kembali menangkap satu pelaku lain kasus pembobolan konter telepon genggam (HP) Vanila iPhone yang berada di Jalan Wachid Hasyim Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Pelaku lainnya adalah Maulana Subiyanto (22) asal Desa Pekansari Kecamatan Cobinong Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Resmob, pelaku ditangkap di tempat tinggalnya yang berada di salah satu tempat kos yang berada di Kelurahan Bandar Lor Kecamatan Mojoroto. “Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku sebelumnya, Nopri Setiawan mengakui dia merencanakan aksi pencurian dengan Maulana saat ngopi (ngobrol bareng),” jelas Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi, Kamis (13/2).

Awalnya, kata AKP Kamsudi, pada Kamis (9/1) sekitar pukul 01.30 WIB, Nopri berangkat dengan jalan kaki dari perpustakaan yang berada di Kelurahan Bandar Lor menuju konter HP, sementara Maulana masih berada di kos. Setelah Nopri melakukan pencurian, dia segera menghubungi Maulana dan meminta untuk mengambilkan baju, tali, serta sandal yang tertinggal di konter.

Namun, saat Maulana tiba di konter dengan mengendarai sepeda motor, dia mengurungkan niatnya mengambil barang milik Nopri yang tertinggal, karena sebelah konter ada warga. “Karena ada warga, Maulana hanya menjemput Nopri serta barang hasil curian di Gang Kaseri Kelurahan Bandar Lor,” ujarnya.

Barang hasil curian tersebut mereka bagi, masing-masing membawa tiga HP merek iPhone. Rencananya, HP akan mereka jual di lokasi berbeda dan hasil penjualan HP dibagi dua. Pada Januari lalu, Maulana menjual HP curian ke daerah Bogor, Jawa Barat. Hasil penjualannya, dibagi kepada Nopri dengan cara mentransfer.

Maulana mengaku kepada personel Tim Resmob mendapatkan bagian dari total penjualan sekitar Rp 5,8 juta. “Dia (Maulana) mengaku, uang hasil penjualan HP digunakan untuk membeli 1 unit blok mesin depan sepeda motor Honda Scoopy, dan membayar hutang serta untuk kebutuhan sehari- hari di kos,” tuturnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor : Della Cahaya