Kematian Akibat Covid-19 di India Melampaui 50.000 Orang

Share this :

Mumbai, koranmemo.com – Kematian akibat Covid-19 di India telah melampaui 50.000 orang, seiring dengan jumlah kasus yang masih terus meningkat. Senin (17/8), Pemerintah India mengumumkan, jumlah kasus di negaranya telah mendekati 2,65 juta kasus.

Kasus Covid-19 di India juga telah menyebar ke kota-kota kecil dan daerah pedesaan, tidak hanya di kota-kota besar yang padat penduduk. Berdasarkan data Pemerintah India, penduduk daerah-daerah miskin seperti Uttar Pradesh dan Bihar juga telah banyak yang terinfeksi.

Negara dengan jumlah penduduk terpadat kedua di dunia itu juga mencatatkan 57.981 kasus Covid-19 baru dalam 24 jam terakhir. Sehingga secara total ada 2.647.663 kasus dengan 50.921 kematian secara total.

Dengan kondisi tersebut, India menjadi negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak ketiga setelah Amerika Serikat dan Brasil. Meski begitu, persentase kematian akibat Covid-19 di India sebesar 1,9 persen, lebih rendah dari rata-rata kematian akibat Covid-19 dunia yang mencapai 3,5 persen.

Melansir dari Reuters, untuk menangani kasus Covid-19 yang masih belum terkendali di negaranya, India terus berupaya untuk melakukan tes kepada warganya secara masif. Dalam 24 jam terakhir, India bahkan telah melakukan 73.000 tes terhadap warganya. Lebih dari itu, Perdana Menteri India, Narendra Modi juga menargetkan untuk melakukan 1 juta tes setiap hari.

Sebelumnya, untuk mengatasi Covid-19 di India, Modi sempat menerapkan karantina wilayah secara ketat. Tetapi sejak awal Juni lalu India telah melonggarkan aturan tersebut secara bertahap, meski bioskop dan mal di sejumlah wilayah masih ditutup.

Reporter: Ahmad Bayu Giandika

Editor: Della Cahaya