Keluhkan Layanan Urus Paspor, Datangi Kantor Imigrasi Surabaya

Sidoarjo, koranmemo.com – Siska Dwi Aprilia mengeluhkan tentang pelayanan saat dirinya menjadi pemohon paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya. Wanita 20 tahun itu juga mengaku sempat diintimidasi oleh beberapa oknum pegawai Imigrasi.

“Sebelumnya kita sudah melampirkan semua persyaratan yang dibutuhkan kantor imigrasi. Namun, sebelum mendapat paspor, saya dibawa ke sebuah ruangan yang berisi sekitar 5 orang. Disana, saya dan teman saya, ditanyai berbagai hal. Nah, omongan dari oknum pegawai imigrasi saat itu nadanya seperti mengancam,” ujarnya saat di kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Rabu (04/09/2019).

Dirinya juga mengaku jika volume suara oknum pegawai Imigrasi yang diucapkan sedikit keras. Dirinya juga sempat mencontohkan omongan yang diucapkan oleh oknum pegawai imigrasi tersebut.

“Dengan volume sedikit keras, oknum tersebut mengatakan kalau kamu mau dijual dan kamu juga mau dimutilasi,” tiru Siska saat dirinya diinterogasi.

“Padahal saya mengurus paspor baik-baik dan intonasi menanyakan nya seperti layaknya pelaku kejahatan,” imbuh wanita berkerudung tersebut.

Dirinya dan temannya berharap agar pihak imigrasi segera mengusut oknum pegawai tersebut. Tidak hanya itu, menurutnya, alangkah baiknya jika perilaku petugas yang seperti itu segera diperbaiki.

“Inikan termasuk pelayanan publik, kiranya jangan sampai ini terjadi kepada orang lain. Masa melayani masyarakat harus seperti itu,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Doklan Intalkim Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Ramdhani saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut mengatakan, pihaknya akan langsung menanggapi dengan cepat keluhan pemohon paspor tersebut.

“Kami meminta maaf sebelumnya bilamana ada pelayanan kita yang dirasakan kurang memuaskan. Akan segera kita evaluasi permasalahan tersebut. Intinya, kita tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Tidak hanya itu, sikap tegas akan diambil terkait permasalahan itu. Pihaknya juga akan melakukan rapat koordinasi dengan pimpinan dan seluruh anggotanya.

“Kalau ada yang dipersulit saat mengurus paspor dan sebagainya, segeralah laporkan. Kita tidak akan pandang bulu, baik itu warga sipil atau karyawan kita sendiri, akan kita tindak tegas demi memberantas hal yang dapat mencoreng nama Institusi,” pungkasnya

Peristiwa tersebut berawal saat Siska Dwi Apriliani dan temannya, Lisa mengurus paspor Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya pada Sabtu, (16/08/2019). Mereka mengaku mendapatkan reward dari perusahaan tempat mereka bekerja untuk berlibur ke Malaysia.

Di tengah proses pelayanan yang berada di jalan raya Bypass Juanda, Sidoarjo itu, mereka mengaku sedikit dipersulit oleh oknum petugas Imigrasi.

Reporter Yudhi Ardian

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date