Keluarga Korban Balap Liar Berharap Pelaku Diproses Sesuai Hukum

Share this :

Tulungagung, koranmemo.com – Keluarga korban tewas tertabrak balapan liar berharap pelaku diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Korban tewas dalam balap liar di area persawahan jalan pasar hewan baru Kelurahan Kepatihan atau dekat Metropul, Minggu (22/3) sore.

Ahmad Soim, paman salah satu korban tragedi tersebut mengaku pasrah keponakannya meninggal dunia dalam peristiwa itu. Namun, pihaknya berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami sudah menerima peristiwa ini. Tapi juga berharap proses hukum tetap berjalan. Kita serahkan pada aparat penegak hukum,” tuturnya, Selasa (24/3).

Soim menambahkan, saat ini belum ada pihak keluarga pelaku yang berniat mengunjungi korban. Dia tidak menuntut banyak, hanya berharap ada permohonan maaf dari keluarga pelaku.

“Kita tidak menutut banyak, apalagi di tempat kejadian itu juga sering dibuat nongkrong anak – anak. Terus dibuat balap liar juga, kebanyakan masih remaja semua,” ujarnya.

Ahmad Soim juga berpesan kepada berbagai kalangan untuk mengambil hikmah dari kejadian ini. Agar tidak terjadi lagi, dia meminta kepolisian menetralisir tempat tersebut agar tidak terjadi lagi tragedi balap liar. Dari kejadian ini bisa diambil hikmahnya yaitu pembelajaran bagi anak-anak yang notabenenya masih dibawah umur yang terlibat balap liar, ini rata-rata juga lepas dari pengawasan orangtuanya masing-masing,” katanya.

 Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kejadian itu, ada dua korban meningga dunia yaitu G (14) Warga Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru dan AV (15) warga Desa Ringinpitu Kecamagan Kedungwaru, akibat tersambar motor yang dikendarai DA (16) warga Desa Kunir Kecamatan Wonodadi.

Tragedi tersebut, bermula ketika adanya adu motor antara beberapa remaja di track lurus dekat Metropul Kelurahan Kepatihan. Kemudian, motor yang dikendarai DA hilang kontrol ketika jumping dan menyambar 3 penonton, 1 luka ringan, 1 luka berat, dan 2 meninggal dunia.

Reporter: Zayyin multazam sukri

Editor: Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date