Keluarga Alfiani Korban Lion Air Berharap Ada Mukjizat

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Salah satu keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat berharap terjadi mukjizat.

Seperti diharapkan Slamet dan Kartini, orang tua Alfiani Hidayatul Solikah (19), salah satu pramugari Lion Air JT 610, warga Desa Mojorejo, Kebonsari, Kabupaten Madiun.‘’Keluarga berharap Alfi selamat,’’ kata Kartini usai pengambilan DNA.

Mobil DVI Polda Jatim tiba di rumah duka, sekitar pukul 10.40 WIB. Tim melakukan proses pengambilan DNA di dalam rumah. Selama satu jam proses identifikasi DNA dilakukan, Kartini dan Slamet terlihat tenang. Meski, mata keduanya sembab dan memerah.

Kaur DVI Biddokes Polda Jatim drg Yurika Artanti mengatakan pengambilan sampel DNA keluarga korban merupakan perintah atasan. Sampel berupa darah dan usapan pipi bagian dalam itu bakal dikirimkan ke Pusdokes Polri. Nantinya menjadi bahan pencocokan ketika proses identifikasi jasad korban Lion Air.

Selain DNA, tim juga mengumpulkan data antemortem. Yakni, data vital tubuh dan kelengkapan yang dipakai sebelum kejadian, salah satunya anting. ‘’Kedatangan kami sifatnya hanya mencari data sekunder atau pelengkap. Kalau primernya ada di pusdokes,’’ paparnya.

Reporter Juremi

Editor Achmad Saichu