Kelabui Petugas, Balap Liar Pakai Jaket Ojol

Sidoarjo, koranmemo.com – Satlantas Polresta Sidoarjo dan petugas gabungan kembali membubarkan balap liar di Jalan Raya Jenggolo, Sidoarjo, Minggu (18/8) dini hari. Tiga joki balap liar terjaring razia. Bahkan, satu joki mengenakan jaket ojek online (ojol) untuk mengelabui petugas. Adalah Riyan asal Wonoayu Sidoarjo. Dua yang lain adalah warga asal Surabaya yakni Andi dan Herman.

Disamping itu, sedikitnya, 55 sepeda motor yang disita di Mapolresta Sidoarjo. Rinciannya 37 kendaraan tanpa surat-surat lengkap, 10 unit tidak dilengkapi STNK dan 8 orang belum bisa menunjukkan SIM.

Mereka yang terjaring razia dini hari itu, juga sempat mendorong motornya dari Jl Raya Jenggolo ke Polresta Sidoarjo untuk penindakan lebih lanjut.

Razia pembubaran aksi balap liar itu dimulai sekitar pukul 02.00. Dari Polresta Sidoarjo, polisi langsung meluncur ke jalan yang berada di utara Alun-alun Sidoarjo itu.

Sontak, sirine polisi langsung membuat semburat para pelaku balap liar yang hendak beradu. Mobil polisi juga sempat menghadang arus dari arah utara Jalan Raya Jenggolo. Hal itu untuk mencegah para pelaku balap liar melarikan diri.

Malam itu akses jalan keluar dari Raya Jenggolo sudah ditutup polisi. Alhasil para pelaku balap liar tidak banyak yang bisa melarikan diri. “Tangkap itu yang berusaha kabur,” teriak Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Saleh Siregar di lokasi.

Mantan Kasi STNK Subdit Regident Polda Jatim itu juga menyebutkan, jumlah kendaraan maupun joki yang terjaring razia malam ini memang tidak sebanyak tangkapan sekitar satu bulan sebelumnya. ” Razia ini untuk mengecek perkembangan setelah jeda sekitar satu bulan. Jumlah lebih sedikit tapi joki balap liar yang tertangkap lebih banyak,” sambungnya.

Fahrian juga menyebut jika satu joki balap liar yang mengenakan jaket ojol bukanlah driver asli. “Hanya kedok untuk mengelabuhi petugas,” pungkasnya.

Reporter Yudhi Ardian

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date