Kekerasan Terhadap Wartawan di Jawa Tengah, PWI Pusat: Selesaikan Secara Tuntas

Share this :

Jakarta, koranmemo.com – Pengurus PWI Pusat berharap tidak ada lagi kekerasan terhadap wartawan yang tengah melakukan tugas jurnalistik seperti yang terjadi pada wartawan Metro TV Darbe Tyas dan rekan-rekan saat meliput kegiatan demo di alun-alun Purwakerto pada hari Senin (9/10) malam.

Dalam keterangan pers-nya pada Rabu (11/10) Ketua Umum  PWI Pusat Margiono mengingatkan kembali kepada seluruh stake holder (pemangku kepentingan) bahwa dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum (pasal 8 UU No. 40/1999 tentang Pers). Segenap aparat penegak hukum justru seharusnya membantu wartwan yang menjalankan tugasnya agar masyarakat mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Pengurus PWI Pusat, menyampaikan rasa simpati kepada Darbe Tyas yang mengalami kekerasan fisik dan psikis dan berharap cepat pulih untuk bertugas.

Pengurus PWI Pusat menyatakan rasa bangga dan berterima kasih kepada PWI Banyumas dan PWI Jawa Tengah yang cepat dalam merespon tindak kekerasan terhadap wartawan tersebut, begitu pula kepada Pengurus PWI Provinsi dan PWI Kabupaten Kota yang memberikan dukungan moral dengan berbagai aksi solidaritas di seluruh Indonesia.

“Penghargaan PWI Pusat disampaikan pula kepada wartawan baik yang mewakili organisasi maupun perorangan yang memberikan dukungan kepada korban kekerasan tersebut,” sambungnya.

Dikatakan, pengurus PWI Pusat, telah berkomunikasi dengan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Condro Kirono MM. MHum yang berjanji  akan memproses kasus ini dan oknum-oknum yang melakukan kekerasan terhadap awak media. Dikatakannya, pada saat ini, Direktur Intel Polda Jateng dan Kabid Propam tengah berada di Banyumas untuk mendapatkan fakta-fakta yang terjadi.

Dalam kasus ini, lanjutnya. Pengurus PWI Pusat mengapresiasi gerak cepat Kapolda Jawa Tengah dan meminta kasus ini diselesaikan sampai tuntas dan memberi sanksi kepada yang bersalah.

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.