Kejati Enggan Sebut Tersangka Kasus Korupsi Jembatan Brawijaya

Surabaya, koranmemo.com- Meski kasus korupsi jembatan Brawijaya sudah dinyatakan P21, namun sejauh ini Kejaksaan Tinggi (Kejati) masih enggan menyebutkan nama tersangka yang berkasnya sudah diserahkan Polda Jawa Timur pada Rabu (5/7).

Kasus yang sempat menyeret mantan Wali Kota Kediri Samsul Ashar ini terkesan ditutup-tutupi oleh pihak aparat. Koranmemo.com yang mencari informasi tentang kasus tersebut dipersulit. Bahkan, untuk sekedar mendengarkan kata “iya” saja  harus menunggu sampai sore, atau saat wartawan lain tidak ada di ruang wartawan.

Pihak Kejati melalui Kasipenkum Ricard, mengatakan, dirinya juga tidak tahu kalau yang jadi tersangka itu satu saja. Bahkan, Ricard balik bertanya bagaimana dengan polisi apa mereka menyebutkan berapa tersangkanya. “Kemarin mas ke Polda berapa tesangkanya?” katanya, Kamis (6/7).

Untuk tersangka, lanjutnya, pihak Kejati hanya mengetahui satu saja. Kalau untuk mantan walikota terlibat atau tidak, Kejati tidak mengetahui, sebab itu urusan penyidik atau polisi.

Ketika didesak soal mantan Wali Kota Kediri Samsul Ashar, Kasipenkum menjawab, akan dicek berkasnya terkait hal tersebut. “Biar jaksa pemeriksa yang akan melakukan penelitian lagi. Mumpung masih belum ke tahap dua,” tukasnya.

Reporter: Ahmad Alamudi
Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.