Kejaksaan Bidik Perusahaan Tambang di Kabupaten Madiun

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun akan membidik perusahaan tambang di Kabupaten Madiun yang telah menyalahi aturan berlaku.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Arief Faturocman, mengatakan pengusutan dugaan tambang ilegal merugikan negara ini, menyusul adanya laporan dari masyarakat. “Laporan yang masuk lebih dari satu,” ujarnya, Kamis (13/2).

Informasi diperoleh, operasional tambang Galian C diduga ilegal yang masuk ke Kejaksaan salah satunya, di Dusun Moyo, Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan.

Tahap awal, jelas Arief, pihaknya akan menerjunkan tim guna melakukan pendataan dan pemetaan tambang kategori A, B dan C.

“Maka semua titik akan kami identifikasi, kami cek apakah ada ijinnya atau tidak,  bagaimana proses penambangannya,  termasuk bagaimana dengan pajak dan setorannya ke negara. Jadi, kita akan fokus untuk kerugian negaranya,” jelasnya.

Sementara itu, warga di Dusun Moyo, Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun akhir-akhir ini resah. Dampak armada tambang galian C, infrastruktur jalan di desa setempat mengalami kerusakan.

Kondisi akses transportasi menuju lahan persawahan dan ke wilayah lain sepanjang 1,5 kilometer itu bergelombang. Sejumlah titik jalan yang berlubang menjadi genangan air hujan.

“Kerusakan jalan akibat kendaraan yang mengangkut tanah uruk dari lokasi tambang galian C berjarak sekitar lima meter dari permukiman,” kata Satimin, salah seorang warga Dusun Moyo, Desa Blabakan, Kamis (13/2).

Reporter Juremi

Editor Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date