Kediri Exotic Carnival, Upaya Perkenalkan Kreativitas Pelajar dan Warga Kabupaten Kediri

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Pemkab Kediri dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar Kediri Exotic Carnival 2019 untuk ketiga kalinya. Kegiatan ini masih dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kediri ke 1215. Tema kegiatan ini Kediri Lagi Menyongsong Panji 4.0. Agenda bagian promosi wisata selain area wisata lainya seperti Gunung Kelud, Ironggolo, Dolo dan kawasan wisata andalan lainya.

Wakil Bupati Kediri Drs.H.Masykuri mengatakan, kegiatan ini sengaja dipusatkan di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) yang menjadi pusat kagiatan masyarakat dan mendatangkan wisatawan. Agenda ini juga memperkenalkan potensi kreativitas pelajar dan warga Kabupaten Kediri dengan karakter dasar kreasi busana berlatar Panji namun model busana Internasional.

“Kita harapkan kedepanya kreasi adi busana dalam Kediri Exotic Carnival ini bisa go Internasional dengan konsep dasar ide dari kisah Panji. Budaya Panji Kabupaten Kediri harus digali semaksimal mungkin utamanya dipahami kreator-kreator muda Kabupaten Kediri yang memiliki multi talenta di bidang seni kreasi busana ” katanya.

Wabup menambahkan, generasi milenial saat ini perlu memiliki wawasan luas dalam berbagai bidang. Penggalian kreativitas di bidang seni sudah waktunya mendapatkan porsi lebih. Partisipasi masyarakat dan sekolah mutlak perlu karena semua peserta adalah kalangan muda Kabupaten Kediri.

Drs.Gatot Sukarno MM Ketua Panitia Penyelenggara mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 176 peserta. Dengan rincian 100 peserta dari SMK Negeri Ngasem dan 76 peserta umum. Dari 76 peserta ini datang beberapa daerah di Jawa Timur Kota Kediri, Tulungagung, Blitar, Malang, Pasuruan, Madiun dan Jombang.

Ditambahkan, kegiatan adalah karya seni yang berbudaya daerah dengan balutan busana Internasional. Tiga hal terpenting dalam kegiatan ini adalah partisipatif,e dukatif dan berkelanjutan. Kegiatan ini bentuk pembelajaran ektra kurikuler untuk berlatih membuat busana internasional dan memperagakan busana untuk Kediri Exotic Carnival.

“Ini mengikutsertakan pelajar SMK dan even tahunan dan terus mendapatkan evaluasi untuk lebih berkembang. Hal ini juga peningkatan kompetensi kreativitas pelajar-pelajar Kediri untuk sektor budaya dan karakter. Yang paling penting menyemarakan sektor wisata Kabupaten Kediri,” jelasnya.

Ir Adi Suwignyo Kepala Diparbud Kabupaten Kediri menjelaskan, Kediri Exotic Carnival 2019 ini agenda budaya ketiga kalinya. Sementara untuk komunitas sepeda kuno juga digelar dan diikuti 6000 peserta. BMS Frestyle Kontes diikuti ratusan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan ini melibatkan element masyarakat dan pelajar. Upaya menggali potensi pelajar di Kabupaten Kediri untuk mengembangkan talenta dalam kreasi adi busana Kabupaten Kediri untuk go Internasional. Sedangkan Colour Of Kediri dengan mengandalkan desa wisata tersebar di empat desa wisata andalan masing-Masing Desa Jambu Kecamatan Kayen Kidul, Desa Paron Gampengrejo, Desa Tawang Wates dan Desa Pranggang Plosoklaten.

“Ini potensi budaya dan alam yang layak untuk dieksplor berkelanjutan dan kita tanpa henti mengenalkan produk budaya dan pariwisata Kabupaten Kediri di tingkat nasional dan internasional. Karenanya perlu langkah yang terus berkelanjutan promosi wisata Kabupaten Kediri,” ujarnya.(adv)

Reporter Bakti Wijayanto
Editor Achmad Saichu