Kecewa Usai Urus Perceraian, Pria Ini Nekad Sebarkan Foto Syur Pacar Dunia Maya

Trenggalek, Koranmemo.com – Seorang pemuda di Trenggalek bernama Sudahnan (25) diamankan pihak kepolisian setempat, lantaran memeras mantan pacar dunia mayanya bernama Gita Dwi Rustika (22). Pemerasan dengan ancaman menyebarkan foto dan video tak senonoh ituA dilatarbelakangi motif asmara. Ancaman itu dijadikan alat agar hubungan mereka tak merenggang.

Namun rupanya keinginan Sudahnan untuk kembali merajut kasih bersama Gita Dwi Rustika tak sesuai harapan. Dia justru dilaporkan oleh mantan pacar dunia mayanya yang sudah terjalin hampir setahun silam. “Mereka menjalin asmara sejak tahun 2018 hingga 2019,” kata Kapolres Trenggalek, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak saat konferensi pers di Mapolres Trenggalek, Senin (13/1).

Merenggangkannya hubungan dua sejoli itu dilatarbelakangi terbongkarnya status Sudahnan. Gita mulai menjauh saat mengetahui kekasih dunia mayanya itu telah berkeluarga. Kecewa, Gita memilih meninggalkan. Namun respons tak terduga justru ditunjukkan Sudahnan. “Dia (pelaku) membuat akun palsu dan (diduga) menyebarkan foto-foto syur saat keduanya menjalin asmara,” imbuhnya.

Aksi nekat pelaku bukan tanpa alasan. Pasalnya dia sudah rela mengorbankan keharmonisan rumah tangganya demi bisa hidup bersama pujaan hati yang dikenal lewat dunia maya tersebut. Sudahnan diketahui tengah mengurus proses perceraian. Meskipun demikian, Gita tetap memilih menjauh. “Sakit hati, katanya di PHP (pemberian harapan palsu),” kata pelaku ditirukan Kapolres.

Aksi tak patut Sudahnan diketahui Gita setelah melihat sebuah postingan tak senonoh di media sosial (medsos) yang memperlihatkan dirinya. Postingan itu menunjukkan sebuah foto dirinya yang tengah berpose tak senonoh. Diduga foto itu diambil saat keduanya tengah berkomunikasi menggunakan ponsel pintar sebelum terlibat pertengkaran. “Berupa foto screenshot dan video,” imbuhnya.

Mengetahui itu Gita mencoba menghubungi akun tersebut melalui pesan pribadi. Setelah negosiasi, Sudahnan meminta uang senilai Rp 4 juta sebagai syarat menghapus foto tak senonoh yang dia posting. Tak terima, korban memilih menempuh jalur hukum dan melaporkan pelaku ke Mapolres Trenggalek. “Tak butuh waktu lama pelaku kami amankan. Kami imbau masyarakat untuk lebih waspada,” ujarnya.

Sudahnan kini hanya bisa meratapi nasibnya. Biduk rumah tangganya terancam hancur dan ia harus merasakan pengapnya dibalik jeruji penjara. Pelaku dikenakan pasal 51 ayat (1) Jo pasal 35 dan/atau Pasal 45 ayat (1) UURI nomor 11 tahun 2008 yang diubah dengan UURI No. 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman maksimal 12 (dua belas) tahun penjara.

Reporter Angga Prasetiya

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date