Kecelakaan, Kerjakan Unas di RS

Share this :

Tulungagung, Koran Memo – Seorang siswa kelas XII Madratsah Aliyah (MA) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur terpaksa mengikuti ujian nasional di ruang isolasi RSUD dr Iskak Tulungagung karena mengalami trauma patah tulang selangka akibat kecelakaan yang dialaminya, Kamis (9/4). “Dia memaksa ikut ujian nasional meski kondisinya masih sakit akibat patah tulang yang dialaminya pascakecelakaan,” kata Taufiqurrido, guru pendamping yang mengawasinya di RSUD dr Iskak, Tulungagung, Senin.

Rita ketika mengerjakan ujian nasional di RSUD Dr Iskak Tulungagung (pendik/memo).
Rita ketika mengerjakan ujian nasional di RSUD Dr Iskak Tulungagung (pendik/memo).

Rita Dwi Fatmawati (17), nama siswa itu, mengerjakan soal ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan didampingi satu guru pengawas dan satu guru kelasnya. Ia menyelesaikan soal-soal ujian dalam tempo dua jam, yang dikerjakannya dengan cara duduk di atas kasur tempatnya dirawat.
Rita tidak langsung mengisi lembar jawaban komputer (LJK) yang disediakan panitia ujian. Karena lengan kanannya tak bisa digerakkan akibat patah tulang selangka, ia hanya membaca soal lalu menentukan pilihan jawaban di kertas naskah ujian. Pengisian LJK selanjutnya dibantu oleh pengawas ujian yang duduk disamping tempat tidurnya. “Kami memberi toleransi karena memang kedua tangannya tak bisa digunakan sekaligus untuk mengerjakan soal. Dia yang memilih jawaban, selanjutnya pengawas membantu mengisi LJK,” terang Taufiqurrido.
Ia menceritakan, Rita adalah satu dari lima siswa kelas XII MA Diponegoro Kecamatan Bandung yang menjadi korban kecelakaan beruntun sepulang mereka mengikuti acara istigotsah atau doa bersama menjelang ujian nasional, di sekolah, Kamis (9/4) sekitar pukul 09.00 WIB. Empat teman Rita hanya mengalami luka ringan sehingga tetap bisa mengikuti ujian nasional di sekolah.
Namun tidak demikian halnya dengan Rita yang harus di rujuk di RSUD dr Iskak karena hasil diagnosa menyatakan siswa kelas XII IPS ini mengalami trauma patah tulang selangka bagian kanan, sehingga harus menjalani perawatan intensif.
Kecelakaan beruntun itu sendiri melibatkan sebuah truk pengangkut pasir, satu mobil Daihatsu Xenia serta lima sepeda motor yang ditunggangi Rita dan kawan-kawan sepulang acara istigotsah di sekolah. (dik/Jb).