Kecelakaan di Lintasan Kereta Api Tanpa Palang, 1 Supir Truk Tewas

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Lagi-lagi lintasan kereta api (KA) tak berpalang pintu di Desa Selorejo Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk meminta korban nyawa, Rabu (9/9) sekitar pukul 11.30 WIB.

Sebuah dum truk nopol S 9346 HH bermuatan pasir yang disopiri Imam Achmadi (30) warga RT 03/RW 02 Dusun Pilangbango Desa Girirejo Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk, dihantam KA Kahuripan lokomotif 2030201.

“Dalam kejadian ini, sopir truk meninggal dunia (MD) di lokasi kejadian lantaran mengalami luka pada kepala, dan robek pada pergelangan kaki kiri,” ujar Kasat lantas Polres Nganjuk, AKP Marita Dyah Anggraini saat dikonfirmasi melalui Kanit Laka Ipda Sugino.

Dijelaskan, kecelakaan berawal saat truk yang dikendarai korban sebelumnya berjalan dari arah selatan, dan diperkirakan melaju dengan kecepatan sedang.

Saat sampai di tempat kejadian perkara (TKP), diduga sopir truk kurang hati-hatinya dalam melintasi rel KA tanpa palang pintu ke arah utara. Selain itu, sopir truk diduga tanpa memperhatikan situasi arus lalu lintas.

“Di saat bersamaan ada KA Kahuripan dengan masinis Arbet Efendi berjalan dari arah barat ke Timur. Karena jarak sudah dekat, dan tidak bisa menghindar lagi, sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan adanya korban jiwa,” papar Sugino.

Benturan antara dua sarana trasportasi tersebut, mengakibatkan truk sampai berputar. Kepala truk yang mulanya menghadap ke utara, jadi menghadap ke arah berlawanan. Benturan tersebut juga membuat supir truk terpental sejauh 20 meter.

Sugino mengahimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat meleintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu. “Para pengendara, khususnya yang melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu harus lebih hati-hati,” katanya.

Reporter: Inna Dewi Fatimah

Editor: Della Cahaya