Kebobolan Satu Gol, Persik Kediri Dipermalukan Persiraja di Depan Pendukung

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Pertama kalinya Persik Kediri menelan kekalahan 1-0 ketika menjamu Persiraja Aceh di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Sabtu (14/3) sore. Gol semata wayang Defri Riski pemain tengah Laskar Rencong julukan Persiraja memupus harapan tuan rumah untuk mendapatkan poin penuh pada pertandingan pekan ke-3, Liga 1 Indonesia.

Sekilas, babak pertama menggunakan formasi baru 4-4-2 tanpa Andri Ibo yang menjalani akumulasi kartu tampak kaget dengan serangan cepat yang dilakukan tim tamu. Hasilnya Defri Rifki membuat gol dari umpan kawannya yang menyusur di sisi kanan. Tendangan plesingnya tak mampu diraih oleh Junaidi kiper Persik Kediri, skor 1-0 untuk tim tamu di menit ke-2.

Setelah kebobolan, skuat asuhan Joko Susilo tampak tergesa-gesa untuk membalas gol. Selama sekitar 20 menit berjalan Faris Aditama dan kawan-kawan kesulitan untuk mendapatkan peluang. Jefferson Alves sempat membahayakan gawang Fakrurazzi Quba penjaga gawang Persiraja melalui tendangan bebas, namun membentur mistar gawang. Selanjutnya menit ke-30 melalui tendangan pojok Jefferson dapat menyundul bola, tapi masih dapat diantisipasi kiper.

Menambah daya serang menit ke-32, Septian Satria Bagaskara dimasukkan mengganti Antoni Putro. Dari pergantian ini Nikola Asceric dipisisikan sedikit mundur  sebagai striker ke-2. Namun sayang tak banyak peluang yang didapatkan, 2 menit tambahan tak bisa dimaksimalkan dantak mengubah kedudukan babak pertama, skor 1-0 tetap menghiasi papan skor.

Masuk babak ke-2, skema permainan tetap sama seperti sebelumnya, sedikit peluang yang didapatkan. Tak lama legiun asing, Asceric keluar menit ke-56 digantikan oleh Bayu Otto. Peluang pun didapat menit ke-67, Septian Satria Bagaskara dapat melakukan tandukan ke gawang Fakrurazzi namun dapat ditepis dan bola melambung ke arah Sackie Teah Doe. Bola berhasil disundul untuk ke-2 kalinya, namun masih membentur gawang.

Menit ke-74 Sackie diganti dengan Ibrahim Sanjaya, pergantian ini membuat serangan semakin baik, meski sama-sama bermain 10 pemain karena  masing-masing tim mendapat 1 kartu merah. Namun Persiraja yang memiliki Farry Komul di gelandang bertahan masih sulit untuk dibongkar.

Bagas kembali membahayakan gawang Persiraja menit ke-80, kali ini melalui umpan terobosan, tapi Fakrurazzi kembali menggagalkan peluang. Bayu sempat mendapatkan tendangan voli dari sundulan Jefferson, namun masih ditepis kiper. Setelah peluang itu tidak ada lagi peluang berbahaya, skor 1-0 menutup pertandingan.

Pelatih Kepala Persiraja, mengatakan target pada pertandingan tersebut sebenarnya hanya berakhir imbang. Namun karena kerja keras tim hasil 3 poin dapat dibawa pulang pada tur pulau Jawa ini. “Ini murni kerja keras tim, kerja kolektif, tadi saya bilang paling tidak kami imbang. Tapi kalau ingin menang harus bekerja keras. Sebab tidak hanya fisik mental pada pertandingan ini juga diuji,” katanya.

Sementara itu, Pelatih Kepala Persik, Joko Susilo menjelaskan terlalu bernafsu membalas kedudukan dan menang pada laga kandang membuat penggawanya bermain terlalu terburu-buru. “Karena terburu-buru pemain menjadi loss kontrol, tapi tetap saya hargai karena mereka sudah bekerja keras. Kami perlu berdiskusi dengan para pemain mengenai kekalahan ini,” tutupnya

Reporter : Dhita Septiadarma

Editor : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date