Kasus Tenaga Siluman, Kejari Ponorogo Eksekusi Mantan Kadishub dan Ka UPT Terminal

Ponorogo, koranmemo.com – Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo Widhie Wahjoe Atmodjo, dan  Eks-Kepala UPT Terminal Ponorogo Moh Damin dijebloskan ke penjara oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Senin (2/12).

Eksekusi dua terpidana dari 6 terpidana kasus korupsi rekrutmen tenaga siluman Dinas Perhubungan tahun 2011, dengan total kerugian Rp 100 juta ini berdasarkan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) Nomor 2584 K/PID.SUS/2018 dan 2405 K/PID.SUS/2018.

Dalam putusanya, yang diterima kejaksaan pada Jumat (29/11) lalu, MA menerima banding Kejari dan menjatuhkan hukuman penjara 4 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 4 bulan kepada mereka.

Dua mantan pejabat Dishub Ponorogo ini pun langsung diciduk Jaksa. Widji diciduk di tempat persembunyianya di Kecamatan Delopo Kabupaten Madiun, dan Moh Damin diciduk di rumahnya di Jalan Welirang Nomor 18 Kelurahan Bangunsari Kecamatan Ponorogo.” Mereka ini memang berpindah-pindah tinggalnya, jadi kita cari dulu. Banding kita diterima oleh MA dan turun kasasi ini,” ujar Kasi Intel Kejari Ponorogo Kundrat Montolas.

Kundrat menambahkan, keduanya ditahan di Rutan Kelas II B Ponorogo selama 20 hari kedepan sebelum dilayar ke LP kelas I Medaeng Sidoarjo. ” Kita tahan sementara di Rutan Kelas II B Ponorogo. Mungkin kita layar ke Medaeng secepatnya,” ungkapanya.

Perlu diketahui, sebelum Widji dan Moh Damin, Jaksa terlebih dahulu telah mengeksekusi juru pungut 10 tenaga honorer siluman Dishub 2011,  Suprayogi (50) yang berstatus PNS Guru SD Banjar 2 Kecamatan Bungkal pada 30 Januari 2019 lalu.

Hingga kini masih ada 2 terpidana kasus serupa yang belum dieksekusi Jaksa. Mereka yakni, Ibnu Malik (Ketua Organda), dan Agus Purwanto mantan pegawai Dishub Ponorogo lantaran masih menunggu putusan MA.
Reporter Zainul Rohman
Editor Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date