Kasus SPBU Saudara Kembar Bupati Nganjuk, Polisi Buru Aliran Keuntungan BBM Oplosan

Ponorogo, koranmemo.com – Pihak Polres Ponorogo terus melakukan penyelidikan kasus dugaan BBM oplosan, yang diduga dilakukan manajemen SPBU Sedangan di Desa Bangunrejo Kecamatan Sukorejo. Bahkan, petugas kini tengah memburu aliran keuntungan dari hasil BBM oplosan di pom bensin milik saudara kembar Bupati Nganjuk, Nova Nurul Huda tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Ponorogo AKBP Radiant. Ia mengaku belum puas dengan keterangan yang diberikan Dirut UD Nova DH yang diperiksa,  Jumat (21/6). Pihaknya pun berencana akan kembali memeriksa dua tersangka dalam kasus ini yakni Manajer SPBU Ari warga Madiun, dan skuriti Pom berinisial D warga Ponorogo.

Hal ini, untuk mengungkap aliran keuntungan dari hasil penjualan BBM jenis Pertamax yang sebelumnya telah dioplos dengan Premium dan Biosolar tersebut. “Untuk sementara ini dari pemeriksaan pemilik, Jumat kemarin, pemilik tidak mengetahui perbuatan manajer dan skuriti pom itu. Tapi kita masih dalami aliran keuntungan dari penjualan BBM oplosan ini kemana. Kalau dari keterangan pemilik Pom keuntunganya untuk manajer pribadi,” ujarnya.

Ditambahkan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari PT. Pertamina terkait kandungan Pertamax yang diduga dioplos sebelumnya. “Pertamina sudah kami periksa, dan kita minta bantuan untuk meneliti kandungan Pertamax yang dijual SPBU tersebut. Ini hasilnya belum ada kita tunggu dulu, ” ungkapnya.

Perlu diketahui, melalui Humas Grup Imam Mukhayat Syah Nganjuk Priono, membenarkan SPBU Nomor: 54.634.20 di Desa Bangunrejo Kecamatan Sukorejo yang disegel Polres Ponorogo, atas dugaan kasus pengoplosan BBM jenis Pertamax, merupakan milik anak konglomerat Nganjuk Imam Mukhayat,  Nova Nurul Huda yang juga saudara kembar Bupati Nganjuk Novi Rahmat Hidayat. Bahkan, Dirut UD Nova DH ini telah diperiksa petugas dalam tersebut, Jumat (22/6) lalu.

“Memang betul SPBU di Desa Bangunrejo Kecamatan Sulorejo itu milik Nova Nurul Huda. Pak Nova sudah diperiksa Jumat kemarin. Pak Nova sebagai pemilik tidak mengetahui sama sekali apa yang sudah dilakukan Menejer Pom Ari tersebut,” pungkasnya.

Reporter Zainul Rohman

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date