Kasus Prostitusi, Dewan Desak Izin Kimura Karaoke Dicabut

Share this :

Madiun, koranmemo.com-Kasus dugaan prostitusi terselubung di tempat hiburan malam (THM) Kimura Karaoke, membuat wakil rakyat meradang. Pihan dewan meminta Pemkot Madiun agar segera melakukan evaluasi perizinan dan menutup THM yang berada di jalan Progo, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun itu. Karena jelas telah menyalahi peraturan daerah (perda).

“Kalau sudah menyalahi Perda. Kita minta untuk dicabut izinnya dan ditutup saja,” kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Madiun, Andi Raya Bagus Miko Saputra.

Dengan aksi penggerebekan yang dilakukan Polda, merupakan bentuk kecolongan pemerintah daerah.  Seharusnya Satpol PP sebagai penegak perda, rutin mengontrol THM yang ada di Kota Madiun.

“Ini bukti bahwa pengawasannya terlalu longgar. Dan saya juga melihat ini bentuk pembiaran. Satpol PP seharusnya melakukan kontrol rutin,” ujarnya.

Bahkan Andi Raya juga mendapatkan informasi jika Kimura Karaoke menyediakan layanan Spa di lantai tiga dan belum berizin. Namun sudah beroprasi. Untuk itu, ia meminta Satpol PP untuk segera bertindak.

“Ini kan bentuk penegak perda yang belum melakukan kontrol secara maksimal,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Satpol PP Kota Madiun, Sunardi Nurcahyono mengaku akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk melakukan evaluasi terhadap perizinan Kimura Karaoke. Jika memang ditemukan adanya pelanggaran, maka akan dilakukan pentupan dan pencabutan izin. “Akan kita lakukan evaluasi terhadap perizinan. Termasuk nanti akan kita panggil pemiliknya,” katanya.

Reporter:M.Adi Saputra/Juremi
Editor: Achmad Saichu

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.