Kasus Positif Covid-19 Di Jombang Tembus 24 Orang

Share this :

Jombang, Koranmemo.com – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Jombang, terus bertambah. Melihat data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang di laman covid19.jombangkab.go.id, Minggu (17/5) dan Senin (18/5), terdapat dua tambahan pasien positif covid-19, sehingga total ada 24 orang.

“Tambahan 1 pasien baru positif hari Minggu (17/5) ini berinisial S seorang laki-laki berusia 45 tahun, yang bekerja sebagai sopir pribadi di zona merah Surabaya, berasal Desa Keras, Kecamatan Diwek, namun untuk klasternya diduga dari tempat kerjanya disana. Sementara untuk positif hari Senin (18/5), juga bertambah 1 orang lagi dari PDP berjenis kelamin laki-laki berinisial RS usia 36 tahun bekerja sebagai ojek online, asal dari Kecamatan Kesamben yang kini telah menjalani perawatan di RSUD Jombang,” papar Budi Winarno, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Selasa (19/5) siang.

Dengan ertambah 2 pasien baru sejak dua hari terakhir ini, Budi menyebut, telah ada 24 orang positif covid-19 di kota santri.

“Secara kumulatif 24 orang ini diantaranya, 16 orang sedang menjalani MRS di Rumah Sakit, 2 orang jalani isolasi mandiri, 3 orang di isolasi di RSUD Jombang dan menunggu hasil swab negatif kedua, kemudian 2 orang dinyatakan telah sembuh serta 1 orang telah terkonfirmasi meninggal,” rincinya

Selain pasien positif, juga ada tambahan Orang Dengan Resiko (ODR) yang sebelumnya 11.466 orang kini bertambah 174 orang, menjadi 11.640 orang. Kemudian, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini sebanyak 636 orang, hanya bertambah 2 orang dan 603 orang dengan kondisi sehat serta 3 orang meninggal, dan 30 orang masih dalam tahap pemantauan.

“Selain itu, kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara kumulatif sebanyak 18 orang, dari 18 orang tersebut, bertambah 1 orang PDP baru, berinisial M jenis kelamin perempuan, usia 56 tahun, seorang pedagang dari Kecamatan Jogoroto. Terdata ada 3 orang telah selesai pemantauan dalam 14 hari dan 4 orang isolasi mandiri, serta 5 orang meninggal dunia dan 6 orang masih menjalani MRS di RSUD Jombang,” pungkas Budi.

Perlu diketahui, bertambahnya 2 pasien tersebut saat ini pasien positif tercatat ada 24 orang, terdiri dari Kecamatan Jombang ada 4 orang, di Kecamatan Diwek ada 3 orang dan 2 orang dinyatakan sembuh.

Kemudian di Kecamatan Ploso ada 2 orang dan Kecamatan Tembelang ada 1 pasien serta 1 orang terkonfirmasi meninggal, dan untuk di Kecamatan Sumobito ada 3 orang. Sedangkan 6 pasien lainnya tersebar di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Peterongan, Ngusikan, Kabuh, Gudo, Jogoroto dan 2 orang di Kecamatan Kesamben.

Reporter : Taufiqur Rachman

Editor: Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date