Kasus Korupsi Dana Hibah Bansos: Diperiksa 3 Jam, Mantan Ketua KONI Ditahan di Lapas

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Mantan Ketua KONI Kabupaten Blitar, Drs Dwi Wahyu Hadi (43) warga Kelurahan Kademangan Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, Selasa (28/11) pukul 13.00 WIB resmi ditahan  Kejaksaan Negeri Blitar ke Lapas kelas II Blitar. Penahanan kepala sekolah SMA N 1 Talun ini setelah pihak penyidik menginginkan proses persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya segera dilaksanakan.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Blitar, Safi’i  membenarkan penahanan mantan ketua KONI tersebut. ” Kami langsung melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan, karena cukup bukti maka segera dilimpahkan ke Pengadilan tipikor Surabaya, ” ungkapnya, Selasa (28/11).

Proses penahanan ini diketahui setelah 3 jam tersangka dugaan korupsi dana hibah bansos KONI sebesar Rp 972.438.000  yang digunakan untuk pengiriman 300 atlet pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banyuwangi 2015  ke Kejaksaan Negeri Blitar, diperiksa tim penyidik kejaksaan di ruang kasi pidsus selama 3 jam.

Walaupun pihak kuasa hukum dari tersangka menginginkan penangguhan penangganan, namun kejaksaan tetap tidak mengabulkan permintaan tersebut dan tetap dilakukan penahanan ke Lapas kelas II Blitar.

Seperti yang diketahui tersangka ini dibawa oleh tim kejaksaan ke Lapas dengan mobil dinas kejaksaan warna hitam langsung menuju ke lapas. “Petugas langsung membawanya ke Lapas,” imbuhnya.

Sementara itu kuasa hukum tersangka yakni Karsono SH mengaku mengikuti hukum yang berlaku. “Kami sudah meminta penangguhan penahanan namun tidak diterima, alasan kami meminta penangguhan yakni pihak kliennya koperatif, sebagai kepala sekolah dan sudah mengembalikan kerugian negara bahkan tidak membuang barang bukti, ” imbuhnya.

Reporter: Arief Juli Prabowo

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.