Kasus Kekerasan Seksual Tertinggi, Awas…! Jika Diajak Orang Tak Dikenal

Share this :

Blitar, koranmemo.com –Selama 2017, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (D2PKBP3A) Kabupaten Blitar mencatat sebanyak 27 kasus kekerasan seksual terhadap perempuan.

Kasus tersebut , kata Kepala D2PKBP3A, Wahid Rosyidi, paling tinggi jika dibandingkan dengan kasus lain pada kurun waktu yang sama dari total sebanyak 85 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Rinciannya, kasus kekerasan seksual 27 kasus, KDRT 20 kasus, trafficking 2 kasus, kekerasan terhadap anak 17 kasus, dan anak berhadapan hukum (ABH) ada 19 kasus.

Jika dibandingkan dengan 2016, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak meningkat. Saat itu terjadi sebanyak 83 kasus.

“Kami terus berupaya menekan kasus yang sama agar tahun ini tidak terjadi peningkatan,” jelas Wahid.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Susi Narulita menyayangkan masih tingginya kasus kekerasan seksual. Dengan kondisi itu, ia meminta  semua pihak bersinergi untuk menekan angka kekerasan seksual terhadap perempuan.

“Tak hanya pemerintah melalui instansi terkait. Namun semua pihak harus peka terhadap hal ini,” ungkap Susi.

Susi juga meminta kepada para orangtua untuk menjaga anaknya ketika di rumah, sekolah, maupun dimana saja agar tidak lepas dari perhatian mereka.

“Peran orang tua sangat penting. Mereka juga harus mengajarkan kepada anaknya agar menolak jika diajak orang asing (tak dikenal),” pungkasnya.

Reporter: Arief Juli Prabowo

Editor: Gimo Hadiwibowo

 

Follow Untuk Berita Up to Date