Kasus Jembatan Brawijaya, Aliran Dana Bakal Dibuka di Persidangan

Surabaya, koranmemo.com – Proses hukum terhadap dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Jembatan Brawijaya di Kota Kediri terus bergulir. Setelah diketahui nama-nama tersangka dalam kasus itu, masalah yang kembali banyak dipertanyakan adalah aliran dana hasil korupsi dalam kasus yang merugikan negara sekitar Rp 14 miliar itu.

Untuk diketahui, pada saat penanganan kasus dugaan korupsi itu masih ditangani penyidik Polres Kediri Kota, sempat tercium aliran dana dari proyek tersebut ke sejumlah pejabat. Namun saat kelanjutan masalah itu ditanyakan, pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Timur enggan memberikan keterangan.

Kasi Penkum Kejati Jawa Timur, Richard Marpaung mengatakan seluruh persoalan dalam kasus itu akan gamblang saat persidangan berlangsung. ¬†“Bisa saja itu terjadi, di persidangan nantinya pasti akan terlihat kasus tersebut secara gamblang.¬†Sudah stop berspekulasi karena ini sudah final. Tinggal kita tunggu sidangnya bagaimana,” katanya.

Sementara itu, hingga saat ini Pemkot Kediri mengaku belum menerima pemberitahuan resmi terkait status dua staf pemkot yang menjadi tersangka dalam kasus itu. Kepala bagian humas, Apip Permana mengatakan pemkot belum bisa mengambil tindakan apapun terkait masalah itu. “Kami belum menerima pemberitahuan resmi, jadi belum bisa memberikan keterangan apa-apa. Coba besok saya cek,” katanya.

Reporter : Ahmad Alamudin

Editor : Vrian Triwidodo

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.