Kasus e-Rapor, Polisi Mulai Periksa Kepsek

Share this :

Madiun, koranmemo.com Polisi bergerak cepat. Satu per satu Kepala Sekolah (Kepsek) SDN di Kota Madiun diperiksa oleh penyidik terkait kasus e-Rapor Dinas Pendidikan senilai Rp 2,4 miliar. Hal ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim, Polres Madiun Kota, AKP Logos Bintoro.

Dijelaskan, sejak Senin (22/1) pihaknya telah memanggil dua Kepsek. Sedangkan Selasa (23/1) juga dua Kepsek yang diperiksa. Sengaja setiap hari dijadwalkan pemeriksaan kepada dua Kepsek. Ini dilakukan lantaran yang diadukan oleh rekanan sebanyak 55 Kepsek SDN se-Kota Madiun.“Memang kita jadwalkan per hari dua Kepsek,” katanya, Selasa (23/1).

Pemeriksaan ini, tambahnya, masih sebatas klarifikasi dari aduan yang dilayangkan PT. STA, karena penyedia jasa itu, mengaku belum dibayar oleh 55 SD.“Kita masih melakukan klarifikasi,” ujarnya.

Diketahui, pengusutan oleh Polisi setelah mendapat pengaduan dari rekanan soal kasus aplikasi e-Rapor  untuk 56 SD dan 14 SMPN, yang bersumber APBD 2017. Teradu adalah 55 Kepsek SDN se-Kota Madiun. Sebab, satu Kepsek yakni SDN Manguharjo I sudah melakukan pembayaran ke rekanan.

Sedianya, setiap sekolahan mendapatkan jatah Rp 35 juta untuk aplikasi e-Rapor. Rekanan dari PT. Sky Tech Asia (PT. STA) pun ditunjuk untuk mengerjakannya, dan telah selesai akhir bulan Desember 2017. Dan aplikasi itu sudah terpasang.

 

Namun 55 Kepsek enggan membayar, mereka berdalih takut lantaran proyek tersebut diduga sengaja dipecah-pecah oleh pihak tertentu, agar dapat ditentukan pemenangnya tanpa harus melalui lelang.

Reporter: M.Adi Saputra/Juremi

Editor: Achmad Saichu

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.