Kasus Corona di Madiun Terus Melonjak, Pemkot Berlakukan Jam Malam

Share this :

Madiun, koranmemo.com – Pemerintah Kota Madiun melakukan pembatasan kegiatan malam bagi warga sampai pukul 22.00 WIB. Kebijakan Wali Kota Madiun, Maidi, ini menyusul kasus Covid-19 yang terus meningkat.

“Jam 22.00 WIB ke atas, semua aktivitas di luar rumah yang mengundang keramaian, seperti cafe, restoran, PKL, alun-alun dan Lapangan Gulun harus berhenti. Bahkan, seluruh lampu di kawasan pedestrian Pahlawan Street Center akan dimatikan mulai pukul 21.00 WIB,” ujarnya.

Tidak hanya itu saja, wilayah perbatasan masuk ke kota pendekar akan dijaga oleh personel gabungan. Bagi warga yang melanggar protokol kesehatan, maka akan langsung diberikan sanksi. Di antaranya diwajibkan membeli 10 buah masker dan diminta untuk memberikan kepada masyarakat. Atau melakukan penyemprotan disinfektan sejauh 1 kilometer.

Penerapan sanksi ini juga telah dilakukan saat patroli gabungan pada Senin (31/8) malam. Setidaknya, puluhan pelanggar terjaring razia lantaran tidak mengenakan masker.

Mereka langsung diminta menyemprot desinfektan yang telah disiapkan petugas di dalam wadah tangki. Penyemprotan dilakukan di fasilitas umum. Selain sanksi itu, bagi warga luar daerah yang turut terjaring razia dilakukan rapid test.

“Kita hanya ingin antisipasi, agar kasus ini tidak semakin meningkat,” ujarnya.

Maidi menyatakan, kebijakan itu diterapkan untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Sebab, kasus konfirmasi yang ada saat ini mayoritas disebabkan karena masyarakat bepergian ke luar kota serta menerima tamu dari luar kota.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Madiun menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal) Nomor  39/2020 tentang penegakan hukum penerapan protokol kesehatan.Perwal tersebut sesuai Instruksi Presiden 6/2020.

Diketahui, berdasarkan data yang dirilis Diskominfo Kota Madiun, Selasa (1/9), pasien terkonfirmasi positif Covid-19  menjadi 81 orang. Dari angka itu, 54 orang dinyatakan sembuh. Sisanya, 17 orang masih dalam perawatan, 8 orang menjalani isolasi mandiri di rumah dan 2 orang meninggal dunia.

Reporter: Adi/Juremi

Editor: Della Cahaya