Kasi Pidum Kejari Ponorogo: Judi Marak karena Sempitnya Lapangan Pekerjaan

Ponorogo, koranmemo.com – Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Ponorogo berhasil merampungkan ratusan perkara tahun ini. Bahkan sejumlah kasus diantaranya telah inkrah setelah diputus Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Ponorogo.

Dari data di Kejari Ponorogo tercatat, dari target 153 kasus, tahun ini 479 berkas perkara telah ditangani seksi Pidum. Dengan rincian TPUL (tindak pidana umum lainnya) sebanyak 159 kasus, tindak pidana Kamtibbum (Keamanan dan Ketertiban Umum )167 kasus, dan tindak pidana Oharda (orang dan harta benda) sebanyak 114 kasus. Sedangkan, 415 perkara telah diputus PN dan 64 perkara lainya masih dalam proses persidangan.

Sementara dari total 479 perkara pidana umum berada di meja Kejari, kasus perjudian mendominasi selama tahun 2017 ini, dengan total persentase mencapai  60% atau 100 kasus, sedangkan pencurian dan penipuan  menempati urutan kedua dengan 57 kasus, diikuti kasus laka lantas dengan 63 kasus,  Pencabulan 50 kasus, ilegal loging dan Narkotika 31 kasus, dan doble L dengan 16 kasus.

Kepala Seksi Pidama Umum (Kasi Pidum) Kejari Ponorogo, Abdurachman mengatakan, tingginya angka perjudian di Ponorogo dipengaruhi faktor kebudayaan yang ada di tengah tengah masyarakat. Tak hanya itu, sempitnya lapangan pekerjaan, dan  mudahnya mengakses praktik perjudian menjadi penentu pesatnya kebudayaan judi di Ponorogo. ”Praktik ini muncul setiap ada hajatan pernikahan, ini menjadi bukti warga kita mendukung kebudayaan judi ini,” ujarnya, Kamis(28/12).

Abdurachaman mengungkapkan, pihaknya mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo untuk lebih giat dalam melibatkan masyarakat  dalam pembangunan, hal ini diklaim dapat meminimalisir tingginya angka perjudian.

” Semakin mereka sibuk semakin minim waktu untuk berjudi. Apalagi ada aturan tegas, Peraturan Daerah tentang miras dan judi juga menjadi indikator penekan tingginya kasus  ini,”pungkasnya.

Reporter: Zainul Rohman

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.