Kadin Mengeluhkan Minimnya Anggaran, Dana Event Dibiayai Komunitas

Share this :

Ponorogo, Koranmemo.com – Memasuki triwulan pertama Tahun Anggaran (TA) 2018, Pemkab Ponorogo dilanda kegaduhan. Pasalnya, sejumlah Kepala Dinas (Kadin) di lingkup Pemkab mengeluhkan minimnya anggaran oprasional Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diberikan.
Seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora), Bambang Nurcahyo. Selama setahun OPD pecahan Dinas Pariwisata itu hanya diberi anggaran Rp 1,1 miliar.
Padahal setiap bulanya dia harus mengglontorkan anggaran sedikitnya Rp 14 juta atau Rp 168 juta untuk kebutuhan 20 tenaga honorer yang tersebar di kolam renang Tirto Menggolo, Stadion Bathoro Katong, dan GOR Singodimedjo.

Anggaran itu pun harus dibagi kembali untuk kebutuhan administrasi dan pembelian ATK OPD yang mencapai 60 persen dari anggaran induk. ” Anggaran kami sangat kecil. Rp 168 juta sudah untuk kebutuhan honorer, dan 60 persen untuk urusan administrasi kantor dan peralatan,” ujarnya, Rabu (8/2).
Bambang mengaku, akibat minimnya anggaran yang diterima Dispora sejumlah kegiatan prioritas tidak dapat diikuti. Pihanya terpaksa meminta bantuan oprasional dari sejumlah lembaga seperti sekolah dan komunitas.

” Ya, karena anggaranya kecil. Kami tidak bisa berbuat banyak, hanya bisa bersabar. Ada beberapa kegiatan inti yang tidak bisa diikuti karena tidak ada anggaran. Seperti lomba sepatu roda kemarin yang membiayai dari komunitas. Soalnya kami tidak ada anggaran. Kalau event yang melibatkan siswa kami minta bantuan ke sekolah,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, TA 2018, APBD Ponorogo didok sebesar Rp 2,2 triliun.

Reporter: Zainul Rochman

Editor: Gimo Hadiwibowo

Follow Untuk Berita Up to Date