Kabupaten Blitar Akan Berlakukan Sistem Zonasi untuk Guru

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Sistem zonasi tidak hanya berlaku dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Tenaga pendidik atau guru juga bakal menerima dampak dari program pemetaan yang tengah digaungkan pemerintah tersebut.

“Seiring dengan pemerataan mutu pendidikan, kami akan lakukan zonasi bagi guru-guru,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Blitar, Budi Kusuma, Jumat (28/06)

Kini rencana tersebut dalam proses pengajuan kepada bupati untuk diteliti. Selain pemerataan mutu pendidikan, lanjut dia, program ini memiliki dampak positif lain. Misalnya, efektivitas dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.

Sebab, tenaga pendidik tidak harus menempuh waktu lama untuk sampai tempat mengajar. Di sisi lain, pihaknya menyakini hal ini akan meningkatkan tanggung jawab tenaga pendidik terhadap tugasnya.

Ditambahkan, selama ini pelaksanaan PPDB untuk tingkat SMP tidak ada kendala. Itu karena pagu yang ditetapkan di setiap sekolah cukup besar. Sehingga jarang ditemukan ada siswa yang tidak mendapatkan atau kesulitan untuk masuk sekolah negeri.

Dia mengaku, beberapa kasus siswa tidak bisa masuk sekolah negeri tertentu lantaran pagu telah habis.

Terkait itu, dinas memilih langkah fleksibel. Artinya, siswa yang tidak bisa masuk di sekolah tertentu bisa diakomodasi sekolah-sekolah yang memiliki pagu longgar. Misalnya di SMPN Talun dan SMPN Selopuro.

“Selama ini tidak ada kendala dalam pelaksanaan PPDB,” ucapnya.

Pelaksanaan PPDB SMP di Kabupaten Blitar tahun ini masih mengacu pada regulasi lama. Artinya, persentase zonasi 90 persen dan 10 persen untuk prestasi dan perpindahan kerja orang tua.

Menurut dia, regulasi anyar terkait PPDB yang telah disesuaikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, akan menjadi dasar atau acuan untuk pelaksanaan PPDB tahun depan.

“Mau 90 persen atau 60 persen siswanya hanya itu. Sebab, daya tampungnya masih memenuhi zonasi,” imbuhnya.

Reporter Arief juli prabowo

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date