Jumlah TPS Dikurangi, PPS se-Kecamatan Ancam Mundur

PPS se-Kecamatan Kota saat berdialog dengan anggota DPRD Kota Kediri (memo/ducan)
PPS se-Kecamatan Kota saat berdialog dengan anggota DPRD Kota Kediri (memo/ducan)

*Kinerja KPUD Kota Kediri Dipertanyakan

Kediri, Memo- PPS se-Kecamatan Kota Kediri mengancam akan mundur dari penyelenggaraan pemilihan presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang. Ancaman ini menyusul pengurangan TPS yang dilakukan KPUD Kota Kediri hingga mencapai 50% dari jumlah yang ada.

Untuk itu sekitar 20 orang perwakilan dari PPS Kecamatan Kota, Rabu (11/6) pukul 10.30 WIB mendatangi gedung DPRD Kota Kediri guna mengadukan masalah tersebut. Mereka meminta agar anggota dewan dapat membantu menyelesaikan masalah yang terjadi dalam KPUD Kota Kediri.

Joko salah satu PPS Kecamatan Kota Kota Kediri mengaku, pengurangan TPS hingga 50% khususnya di Kecamatan Kota tersebut menurutnya ada janggal. Pasalnya, dalam pengurangan di 3 Kecamatan di Kota Kediri KPUD dinilai tidak seimbang.

Diketahui, untuk Kecamatan Kota jumlah pengurangan TPS hingga mencapai 127 TPS, di Kecamatan Pesantren sekitar 47 TPS dan Kecamatan Mojoroto hanya 17 TPS.

“Para PPS yang ada di Kecamatan Kota Kediri sudah menyepakati akan mengundurkan diri secara massal kalau kinerja KPU tetap begini. Sebab dari setiap pengurangan TPS yang ada di 3 Kecamatan di Kota Kediri sangat tidak seimbang, Kenapa yang paling banyak hanya di Kecamatan Kota,” ungkap Joko saat di gedung DPRD.

Dikatakan, selain itu ada juga kendala pencairan anggaran yang tidak sesuai dengan tahapan pemilihan. Menurutnya, setiap anggaran yang bisa dicairkan oleh KPUD dan diberikan kepada PPS maupun KPPS selalu tidak jelas.

“Setiap kami berusaha tanya ke KPU tentang anggaran yang bisa dicairkan ke PPS maupun KPPS, KPU selalu tidak bisa memberikan jawaban. Bahkan kami sejak Mei dan Juni belum diberikan honor,” ujarnya.

Sementara Anggota Komisi A DPRD Kota Kediri Kholifi Yunon berjanji akan memanggil KPUD Kota Kediri dalam waktu dekat untuk dimintai klarifikasi apa yang menjadi penyebab pengurangan TPS yang hingga mencapai 50 persen di Kecamatan Kota.

“Kami akan memanggil KPU untuk menjelaskan penyebab pengurangan TPS yang drastis ini yang hanya di Kecamatan Kota saja. Padahal kalau di lihat dari jumlah pemilihnya ditiap Kecamatan hampir sama semua,” jelasnya.(can)

Follow Untuk Berita Up to Date