Jual PCC, Izin Apotek Bakal Dicabut

Malang, koranmemo.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengancam mencabut izin apotek jika terbukti menjual atau mengedarkan pil paracetamol, caffeine, carisoprodol (PCC) yang dalam sepekan terakhir ini banyak memakan korban, termasuk di Kota Malang.

Asih Tri Rahmi Nuswantari, Kepala Dinkes Kota Malang mengatakan akan memberikan sanksi tegas kepada apotek yang terbukti menjual pil PCC tersebut, bahkan mencabut izinnya.

“Sekarang memang belum ditemukan adanya apotek yang menjual pil jenis PCC, tapi kalau sampai ada yang terbukti menjual, pasti langsung kami cabut izin usahanya, termasuk apotekernya. Ini tidak main-main karena menyangkut masa depan generasi muda nantinya,” ungkapnya, Minggu (24/9).

Ditambahkan, pil jenis PCC tersebut termasuk kategori obat keras yang biasa digunakan untuk menghilangkan rasa sakit, obat jantung maupun sebagai penenang yang digunakan dokter jiwa. “Oleh karena itu, peredarannya harus diawasi secara ketat, bahkan Menteri Kesehatan sudah mencabut izin edarnya,” jelasnya.

Sementara itu, menindaklanjuti pencabutan izin edar pil jenis PCC tersebut, Dinkes terus melakukan pemantauan terhadap peredarannya di wilayah Kota Malang agar tidak sampai terjadi penyalahgunaan PCC. “Apotek harus selektif dan lebih cermat, tidak mengeluarkan obat secara sembarangan,” pungkasnya.

Reporter: Yudha Kriswanto

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.