Jenguk Bayi Kembar Siam Asal Kendari, Ini Upaya Gubernur Jatim

Share this :

Surabaya, koranmemo.com – Bayi kembar siam, Akila Dewi Syabila dan Azila Dewi Sabrina asal kota Kendari di kunjungi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (5/8/2019) malam. Bayi tersebut kini tengah dirawat di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Bayi yang terlahir dengan keadaan jantung dan liver menyatu ini terlihat ceria saat Khofifah sedang menjenguknya.

Menurut ketua tim penanganan kembar siam RSUD Dr. Soetomo, Dr. Agus Hariyanto, kasus ini terbilang dapat bertahan dan dapat dipisahkan. Menurutnya, sebelumnya sudah dijadwalkan operasi pemisahan ini akan dilakukan tanggal 17 Agustus 2019 mendatang.

Namun, dirinya juga tak bisa memastikan secara pasti kapan akan dilaksanakan operasi pemisahan tersebut karena saat ini Akila dan Azila sedang menjalani beberapa pemeriksaan seperti cek darah lengkap, fungsi hati, fungsi ginjal, dan fungsi jantung. “Hasil tes echo juga sudah keluar sehingga saat ini sedang disiapkan tim, alat, mental dan fisik Akila dan Azila,” ucapnya.

Dijelaskan, mengenai keberhasilan operasi, tidak bisa menjanjikan, tetapi dirinya akan berusaha semaksimal mungkin karena tiap kasus kembar siam tidak dapat disamakan dan memiliki kerumitan yang berbeda.

“Saya dan tim akan menyiapkan persiapan yang sangat matang. Doakan saja Akila dan Azila dapat survive dan sehat setelah operasi,” kata Dr Agus

Sementara itu, Khofifah dalam kunjungannya mengatakan untuk operasi Akila dan Azila, dirinya sedang mengupayakan agar mendapatkan spesial support dari BPJS.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Dirut BPJS untuk mendapatkan spesial support dalam penanganan kembar siam terkait pemenuhan kebutuhan yang harus dilakukan oleh rumah sakit,” kata Khofifah.

Lebih lanjut lagi, dirinya meminta doa agar prose operasi pemisahan bayi kembar siam ini diberikan kelancaran. Dirinya sepenuhnya menyerahkan penanganan ini kepada tim ahli medis RSUD Dr Soetomo.

““RSUD Dr Soetomo sudah menangani 99 pasien kembar siam, saya rasa dengan pengalaman yang sudah begitu tinggi, insyaallah semuanya akan lancar. Kalau alat siap, dokter siap, anak siap maka sesegera mungkin dilakukan operasinya,” pungkasnya

Reporter: Dimas Mahendra
Editor Achmad Saichu