Jembatan Ploso Mulai Dibangun Tahun 2019 ?

Jombang, Memo – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Jombang, Setiajit, memberikan sinyal jika jembatan baru Ploso bakal mulai dibangun pada tahun 2019 mendatang. Ini diutarakan setelah dirinya mengaku baru saja bertemu dengan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo dan pihak Bina Marga Provinsi Jatim.

Menurutnya, ada tindak lanjut pembahasan terkait pembebasan tanah di sisi utara Brantas, untuk pembangunan jembatan yang menjadi tanggungjawab pihak provinsi.

“Saya baru saja bertemu dengan pak Gubernur bersama-sama dengan Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jatim. Ada alokasi anggaran untuk pembebasan lahan di utara sungai Brantas. Insya Allah semuanya selesai,” kata Setiajit, usai menghadiri Paripurna Istimewa PAW pimpinan dan anggota DPRD Jombang, Senin (23/4).

Hal lain, lanjut Setiajit, soal Detail Engineering Design (DED) atau perencanaan detail bangunan yang nantinya sebagai pedoman pembangunan juga telah selesai. “Insya Allah 2019 (jembatan) sudah terbangun dengan baik. Kami di Pemerintah Kabupaten Jombang jadi tidak punya ‘hutang’, semua sudah selesai,” sambungnya.

Sementara, disinggung soal rencana industrialisasi di wilayah selatan sungai Brantas, Setiajit menyatakan jika telah banyak calon investor yang telah menjalin komunikasi dengannya. Semisal investor dari Cina dan Eropa. “Banyak investor yang menghubungi saya. Ada dari Cina dan Eropa yang ingin membuka industri elektronik di Jombang,” ungkapnya.

Kendati demikian, Setiajit menekankan jika nantinya industri yang akan masuk ke Jombang tetap memperhatikan segi apakah berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan atau tidak.

“Kita inginnya yang masuk ke Jombang ini sifatnya “soft industry”. Tidak yang berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan,” pungkas Setiajit.

Untuk diketahui, Jembataan Ploso menjadi jalur penghubung Kabupaten Jombang dengan Kabupaten Lamongan dan Tuban. Rencana pembangunan jembatan baru Ploso ini tersendat oleh proses pembasan lahan. Di lokasi hanya ada tiga tiang pancang yang sudah berdiri sejak sekitar pertengahan tahun 2014.

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Muji Hartono

Follow Untuk Berita Up to Date