Jembatan Gempol Rusak, DPUPR Sebut Tanggung Jawab Rekanan

Share this :

Ngawi, koranmemo.com  – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menyatakan kerusakan jembatan Gempol di Desa Gempol Kecamatan Karangjati tanggung jawab rekanan.

Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPUPR Ngawi Dwi Miyatno, mengatakan hasil pengecekan di lokasi memang ada keretakan dan amblesnya talud jembatan Gempol.

Karena masih dalam masa pemeliharaan satu tahun, pihaknya meminta rekanan untuk segera melakukan perbaikan. “Kita sudah menyampaikan ke rekanan untuk segera melakukan perbaikan,” kata Dwi Miyatno, Senin (30/3).

Disingung mengenai adanya perbedaan papan proyek dengan prasasti, dia berdalih papan yang dipasang sesuai dengan peletakan batu pertama artinya pekerjaan itu dikerjakan pada tahun 2018.

Diketahui proyek jembatan Gempol menelan biaya senilai Rp.3,8 miliar dari APBD Ngawi. Proyek tersebut dibangun selama dua tahap, yaitu pada tahun 2018 dengan nilai Rp 1,8 miliar dan tahun 2019 senilai Rp 2 miliar. Dan selesai akhir 2019. Namun kini kondisinya sudah rusak dan dikeluhkan oleh warga.

Reporter Andika Abdilah/Juremi
Editor Achmad Saichu