Jelang Valentine Day, Sidak Penjual Kondom 

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Menjelang Valentine Day yang jatuh hari Jumat (14/2), tim gabungan Pemerintah Kota Kediri dan Polres Kediri Kota melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar modern dan apotek, Kamis (13/2). Sidak ini menyasar kondom serta pernak pernik yang berhubungan dengan hari kasih sayang tersebut.

Kepala Seksi Farmasi Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Kediri, Sri Mulyaningtyas menjelaskan pada beberapa sidak tidak menemukan adanya peningkatan penjualan kondom.  “Sebenarnya tujuan kami menyempatkan generasi muda, karena ada moment ini anak muda berperilaku negatif, jadi kami arahkan sidak kondom di pasaran. Ternyata tidak ada masalah, di sini (Indomaret Joyoboyo) tidak ada peningkatan,” katanya.Pada sidak ini tim melakukan cek nomor registrasi produk dan imbauan kepada penjual. Registrasi dilakukan dengan memasukkan nomor registrasi yang tercantum pada bungkus produk pada laman daring yang disediakan kementerian kesehatan. Dari pengecekan itu bisa dilihat apakah produk sudah terdaftar di kementerian kesehatan.

Sementara imbauan yang dilakukan adalah dengan meminta pusat perbelanjaan agar meminimalisir pembelian remaja belum cukup umur. “Tujuan kami mengamankan, tadi untuk kondom agar ditempatkan atau di display di tempat yang agak sulit dijangkau anak-anak di bawah umur. Yang kedua kami juga mengimbau tadi agar para penjual bisa menjual pada usia yang cukup usia otomatis yang sudah menikah itu saja tujuan kami,” imbuh Kasi Farmasi.

Selama ini memang belum ada regulasi siapa yang bisa membeli kondom, jadi untuk meminimalisir bisa melihat identitas pembeli. “Mungkin dari penjual bisa bagaimana peraturannya bagaimana mengetahui status sudah menikah atau belum, mungkin dilihat dari KTP. Supaya tujuannya mengamankan generasi muda menjadi generasi sehat itu saja,” tuturnya.

Selain kondom dia juga mengecek paket coklat yang dikhawatirkan disisipi dengan alat kontrasepsi tersebut. “Coklat kami (cek) untuk melihat ada paket sisipannya atau tidak. Kadang-kadang takutnya disisipi dengan gimik-gimik kondom atau bagaimana seperti itu,” paparnya.

Ada 5 tempat yang disidak kala itu, mulai swalayan, pusat perbelanjaan modern, dan apotek. “Tadi kami ke Hypermart, lalu ke Indomaret (Jalan Joyoboyo, Alfamart (Kelurahan Jagalan), ada Golden, kemudian ke apotek Kimia Farma,” tutupnya.

Reporter : Dhita Septiadarma

Editor Achmad Saichu