Jelang Ramadan, TPID Siap Kawal Stabilitas Harga

Share this :

Kediri, koranmemo.comMenjelang Ramadan, TPID kota Kediri bersama Bank Indonesia, Bulog dan Disperindag serta polres Kediri kota, siap mengawal stabilitas harga komoditas. Acara monitoring ini digelar di ruang serbaguna lantai 5 gedung KPw Bank Indonesia Kediri Rabu (25/4).

Dari pemantauan tim yang terdiri dari Bank Indonesia bersama TPID kota Kediri, Bulog dan Disperindag serta polres Kediri kota, hingga 20 April 2018 menunjukkan bahwa perkembangan harga komoditas strategis seperti beras, gula pasir, minyak goreng, dan daging sapi relatif stabil, sedangkan untuk stok beras cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga pasca Idul Fitri mendatang.

“Sementara beberapa komoditas yang masih mengalami tekanan antara lain bawang putih, bawang merah dan cabai, karena masih terbatasnya pasokan komoditas tersebut dan belum mulainya musim tanam serta penurunan volume import bawang putih, selain itu, yang akan menjadi perhatian yakni potensi kenaikan konsumsi, kenaikan harga BBM nonsubsidi seiring kenaikan harga minyak mentah dunia,” tutur Joko Raharto, kepala Bank Indonesia Kediri.

Menghadapi berbagai tantangan tersebut, Bank Indonesia bersama TPID kota Kediri, Bulog dan Disperindag, serta Polres Kediri Kota akan menggelar operasi pasar murni mulai tanggal 17 Mei hingga 11 Juni, di 46 kelurahan Kota Kediri,

Kota Kediri sendiri saat ini mengalami inflasi terendah dibandingkan kabupaten dan kota di Jawa timur, pada Maret 2018 ini kota Kediri mengalami inflasi 0,10% sehingga inflasi kumulatif sampai dengan Maret 2018 adalah 0,50% dengan inflasi tahunan 2,41%. Tekanan harga pada bulan Maret ini berasal dari kenaikan harga komponen administered prices (0,35%) dan volatile foods (0,16%) sedangkan inflasi inti kota Kediri stabil.

Melalui kerjasama yang baik antara pemerintah kota kediri, Bank Indonesia, dan dengan dukungan elemen masyarakat, inflasi kota Kediri tahun 2018 dapat dijaga kestabilannya. (Adv)

Reporter: Canda Adisurya
Editor: Achmad Saichu