Jelang Pilbup: Punya 7 Kursi, Gerindra Pikat 9 Kandidat

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Partai Gerindra memegang peranan cukup penting sebagai modal tiket pencalonan bupati dalam pemilihan bupati (Pilbup) di Kabupaten Nganjuk 2018 mendatang. Pasalnya, partai besutan sang jendral Prabowo Subianto ini  memiliki 7 kursi legislatif di DPRD setempat. Tak ayal, partai pemilik jumlah kursi terbanyak kedua setelah PDI-P ini memikat 9 kandidat balon (bakal calon) Bupati Nganjuk  berlomba berebut rekom.

Ketua DPC Partai Gerindra Nganjuk, Sukarno, saat dikonfirmasi perihal ini menyampaikan, pihaknya selama ini tidak membuka penjaringan secara terbuka seperti partai-partai yang lain. Namun karena memang ada komunikasi serta permohonan dari para kandidat, maka persyaratan yang dikirim oleh para bakal calon diterima pihaknya untuk kemudian disikapi lebih lanjut.

“Kami tidak membuka penjaringan, tetapi memang karena ada komunikasi serta para calon mendaftarkan diri dengan membuat permohonan ke kami, maka kami terima dengan membuatkan persyaratan-persyaratan yang mengacu pada aturan KPU. Sehingga, jangan sampai setelah di sini lolos, ternyata di KPU justru tidak (lolos),” ungkapnya, Jumat (22/9).

Sukarno menyebut sembilan nama itu terdiri dari tujuh orang yang melamar posisi bakal calon bupati (bacabup), antara lain Siti Nurhayati, Mohammad Suryo Alam, Desy Natalia Widya, Novi Rahman Hidayat, Budiono, Nyono Joyo Astro, dan Joko Sabdono. Sedangkan untuk posisi bacawabup, ada dua nama yang melamar, masing-masing Bimantoro Wiyono dan Etik Cahyani.

“Selasa (19/9) lalu sudah mulai kita lakukan wawancara, dari ketujuh (bacabup) yang sudah menghadiri ada tiga, yakni Joko, Desy, Suryo Alam. Yang lain kita kasih waktu sampai Sabtu (23/9) karena beliau-beliau ini kan orang sibuk,” jelasnya.

Disinggung lebih lanjut, terkait waktu terakhir bagi kandidat lain untuk mendaftar ke Partai Gerindra, Sukarno menyampaikan kemungkinan hingga akhir bulan. “Kalau ada yang mendaftar lagi, akan kita buatkan acara lagi hingga batasan akhir bulan September. Karena pada 2 sampai 7 Oktober 2017 mendatang sudah harus setor,” imbuhnya.

Lebih jauh, Sukarno menyebut sembilan nama tersebut nantinya akan diseleksi di tingkat DPD Jawa Timur sebelum kemudian naik ke DPP. Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, disebutnya memegang peran kunci untuk menentukan siapa sosok kandidat bacabup-bacawabup yang bakal mendapat rekomendasi, baik bacabup maupun bacawabup.

Disinggung wartawan Koranmemo.com mengenai arah koalisi yang ditentukan Partai Gerindra, Sukarno mengatakan, kini pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan beberapa partai seperti PKS, PAN, PPP, maupun Demokrat. “Para kandidat yang mendaftar di kita kan juga melamar di partai lain, koalisi itu saya gak bisa bikin yang dengan MoU atau macam-macam, karena kita bukanlah penentu,” tutur Sukarno.

Terkait kemungkinan melakukan oposisi atau koalisi dengan PDI-P yang notabene memiliki 11 kursi di legislatif Nganjuk, Sukarno menyebut partai di daerah bebas menentukan. “Kalau di daerah bebas (koalisi/oposisi), jadi tidak menutup kemungkinan kami menjalin komunikasi dan berkoalisi dengan PDI-P,” pungkasnya.

Reporter: Amdik Sukaca

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.