Jelang Pilbup Nganjuk, Gerindra Bantah Rekom Untuk Suryo Alam

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – DPC Partai Gerindra Kabupaten Nganjuk membantah isu berkembang seputar rekom yang dikabarkan turun untuk Mohammad Suryo Alam. Partai besutan Prabowo Subianto ini mengklaim hingga saat sekarang masih terus melakukan penjajakan terhadap para kandidat yang mendaftar di partainya.

Ketua DPC Partai Gerindra Nganjuk, Sukarno, saat dikonfirmasi koranmemo.com membantah dengan tegas mengenai kebenaran turunnya rekomendasi dari DPP terhadap Suryo Alam. Menurutnya, hal itu hanyalah isu yang dilempar oleh orang-orang yang kurang bertanggung jawab.

“Memang sedang beredar kabar terkait rekom Gerindra yang turun untuk Suryo Alam. Saya sendiri juga sempat mendengar isu seperti itu. Namun kami membantah kebenaran isu tersebut,” tegasnya.

Politisi yang akrab disapa Pak Karno ini juga membantah saat disinggung seputar kemungkinan rekom turun untuk pasangan Hanung – Bima. Pihaknya memastikan sampai saat ini belum ada rekomendasi yang diturunkan oleh DPP Gerindra terhadap para kandidat cabup-cawabup dalam Pilkada 2018 mendatang.

“Bukan juga untuk itu (Hanung-Bima). Saya pastikan belum ada rekom yang turun dari Partai Gerindra untuk kandidat siapapun,” imbuhnya.

Pernyataan itu diperkuat Karno dengan adanya rencana Rakercabsus (Rapat Kerja Cabang Khusus) yang dilaksanakan pada Jumat (1/12) mendatang. Pada kesempatan tersebut pihak partai juga menghadirkan 6 kandidat yang melamar sebagai cabup dan 2 kandidat cawabup guna menyampaikan visi misi masing-masing.

“Rapat akan dilakukan secara terbuka. Para kandidat akan diminta memaparkan visi-misi masing-masing kepada para pengurus partai mulai tingkat kelurahan / desa sampai Kabupaten,” tuturnya.

Lebih jauh, Karno menyampaikan hingga kini partainya telah melakukan komunikasi politik dengan beberapa parpol, meliputi PPP, PKS, PAN, dan Demokrat. Kendati demikian, Karno mengatakan jika hubungan dengan parpol lain masih sebatas komunikasi politik. “Saya kurang setuju kalau ini disebut koalisi. Kan masih sebatas komunikasi politik, tapi memang tidak menutup kemungkinan (koalisi),” pungkasnya.

Reporter: Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.