Jelang Pilbup Kediri, Potensi Bakal Calon Perorangan Mulai Bergerak

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilihan Bupati (Pilbup) Kediri sudah berjalan, potensi bakal calon (balon) pun mulai bergerak. Balon yang sudah mulai bergerak ini melakukan konsultasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri.

Komisioner KPU Kabupaten Kediri, Divisi Perencanaan Data dan Informasi,Eka Wisnu Wardana menjelaskan, sementara ini sudah ada dua potensi Balon yang melakukan konsultasi. “Semua dari perorangan, mereka datang untuk konsultasi. Konsultasi ini terkait persyaratan berkas calon perseorangan,” jelasnya, Selasa (10/12).

Dalam konsultasi ini, kata Wisnu, KPU menjelaskan mengenai syarat jumlah dukungan, sebaran dukungan, dan konsultasi terkait aplikasi pencalonan yaitu sistem informasi pencalonan (silon). Tak hanya itu, KPU juga memberikan peraturan mulai Undang-Undang (UU) Pemilu, Peraturan KPU (PKPU), maupun surat edaran (SE).

Wisnu mengatakan, KPU juga memberikan form mengenai peraturan dan persyaratan baik softcopy maupun hardcopy. “Harapan kami, dengan memberikan salinan tersebut, balon ini nanti bisa mempelajari lebih lanjut. Kami membuka pintu bagi tokoh atau balon yang ingin berkonsultasi ke KPU,” ujarnya.

KPU, lanjutnya, belum bisa memprediksi jumlah balon perorangan ini bertambah, namun KPU mengapresiasi tokoh atau balon ini melakukan konsultasi. Diharapkan, melalui konsultasi ini saat proses pendaftaran ataupun penyerahan berkas persyaratan dukungan sudah siap. Ini dapat memudahkan KPU dalam melakukan verifikasi.

Wisnu menambahkan, hal-hal yng perlu diperhatikan dalam pengumpulan persyaratan dukungan ini, balon menyerahkan bukti dalam bentuk fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-e) maupun salinan surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Kediri.

Dalam hal ini, baik salinan KTP-e maupun surat keterangan yang bersangkutan, sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu 2019 yng dilaksanakan April lalu. “Perlu diperhatikan, KPU membuka pintu selebar-lebarnya bagi tokoh atau balon yang ingin mengetahui syarat pencalonan serta ingin berkonsultasi dan belajar mengenai pencalonan pada pelaksanaan Pilbup 2020 nanti,” tuturnya.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor Achmad Saichu