Jelang Pilbup Bangkalan, Kapolres Bekali Anggota Intelkam

Share this :

Bangkalan, koranmemo.com – Menjelang pelaksanaan pemilihan bupati (pilbup) Bangkalan 2018,  Kapolres Bangkalan memberi pembekalan khusus untuk anggota Sat Intelkam Polres Bangkalan dan polsek jajaran.

Sebanyak 30 personil mengikuti acara analisa dan evaluasi (anev) bulanan yang terdiri dari 17 personil Bapulbaket dari Polsek jajaran, dan 13 personil perwakilan Satintelkam Polres Bangkalan Jatim.

Kapolres Bangkalan Jatim AKBP Anissullah M.Ridha S.I.K., S.H., M.H., didampingi Wakapolres Kompol Imam Pauji, S.H., M.Si, dan Kasat Intelkam AKP Muh. Jupri, mengatakan, anggota agar senantiasa bersikap bijak dalam menangani permasalahan di wilayah polsek jajarannya yang berpotensi menjadi konflik antar pendukung pasangan calon (paslon) bupati/wakil bupati, wajib segera dilaporkan ke pimpinan.

“Secara khusus saya mengingatkan kepada personil Sat Intelkam atau Bapulbaket di polsek jajaran, bahwa pentingnya untuk menjaga sikap yang netral tidak ada perilaku yang cenderung berpihak kepada salah satu paslon bupati/wakil bupati serta, beberapa larangan bagi seluruh personil Polri. Dan pelanggaran terhadap larangan-larangan tersebut pasti akan dikenakan sangsi,” tegas kapolres, Rabu, (24/01/2018).

Selanjutnya AKBP Anissullah M.Ridha S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan, menjelang hari H pemungutan suara Pilbup Bangkalan 2018, mulai sekarang supaya masing-masing personil dapat membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh masyarakat, semisal dengan cara memberikan sarana kontak agar komunikasi dapat berjalan lebih efektif.

“Sekali lagi saya ingatkan tidak ada personil Polri yang merapat ke paslon bupati atau wakil bupati kecuali, karena penugasan sebagai pengawal pribadi,” tandasnya.

Sementara, Kasat Intelkam Polres Bangkalan Polda Jatim, AKP Mohamad Jupri menekankan bahwa, data hasil pemungutan suara pada hari H tanggal 27 Juni 2018 dilaporkan ke kesatuan atas, bukan untuk dibandingkan dengan hasil rekapitulasi oleh KPPS atau PPK tetapi hanya untuk konsumsi intern Polri saja sehingga dilarang keras untuk disebarluaskan.

Reporter : M. Fauzi

Editor: Achmad Saichu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.