Jelang Pilbup 2018, PPP Belum Tentukan Arah Dukungan

Share this :

Nganjuk, koranmemo.comSuasana politik di Kabupaten Nganjuk kian memanas mendekati pendaftaran calon bupati (cabup) – calon wakil bupati (cawabup) ke KPU Kabupaten Nganjuk, yang tinggal beberapa bulan lagi. Meski demikian, DPC PPP Kabupaten Nganjuk hingga kini belum menentukan arah dukungan terhadap bakal calon (balon) yang sudah mulai unjuk gigi di berbagai media.

Berbagai parpol mulai menggerakkan mesin politik untuk menjaring calon terbaik guna diusung dalam perhelatan Pilbup 2018 mendatang. Bahkan, beberapa partai santer dikabarkan sudah mengantongi nama-nama calon, dan hanya menunggu waktu untuk dilakukan deklarasi.

Namun ada juga beberapa parpol yang membantah hal tersebut. Alasannya, lantaran urusan rekomendasi terhadap calon menjadi kewenangan DPP (Dewan Pimpinan Pusat) setiap parpol, sehingga DPC hanya menunggu instruksi saja.

Di tengah memanasnya isu politik, Mukid, Ketua DPC PPP Kabupaten Nganjuk, mengaku hingga kini belum menentukan arah koalisi dalam suksesi kompetisi Pilbup 2018 mendatang. Sejauh ini pihaknya masih sebatas menjalin komunikasi dengan 2 parpol saja.

“Koalisi belum, tapi untuk komunikasi yang pertama sama PKB. Kemudian yang akhir-akhir ini sama Gerindra. Sebatas komunikasi saja, belum sampai MoU,” ujarnya.

Disinggung terkait kemungkinan partainya mengusung kader internal, Mukid mengatakan jika PPP belum memiliki kader untuk diusung dalam Pilbup mendatang.

“Tidak ada (kader). Mengingat kita cuma 2 kursi. Selain itu, pertimbangan kita untuk suksesi nanti karena juga memperhatikan kesiapan mental dan sebagainya, sehingga kita memilah dan memilih, belum ada kader yang pas dari (internal) PPP,” jelasnya.

Dikonfirmasi mengenai kemungkinan pengusulan calon terhadap parpol koalisi nanti, Mukid belum bisa menjawab secara gamblang. Dia beralasan karena rekomendasi ada di pusat, sehingga untuk wacana pengusulan calon harus melihat-lihat terlebih dahulu situasi politik ke depan.

Lebih jauh, Mukid menyampaikan jika kini pihaknya sudah mulai memanasi mesin partai untuk persiapan Pileg 2019 mendatang. Menurutnya, momen Pilkada serentak 2018 mendatang ini menjadi momen yang pas untuk melakukan hal itu.

“Target pileg nanti 1 dapil minimal 1. Makanya kita bangun gerakan struktur untuk pemanasan, momen Pilbup ini bisa untuk memanasi mesin politik, sehingga 2019 nanti kita sudah siap,” pungkasnya.

Reporter: Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.