Jelang Nataru 2020, Disperindag Kabupaten Kediri Gelar Operasi Pasar 

Kediri, koranmemo.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kediri menggelar operasi pasar menghadapi Natal dan Tahun Baru 2020. Hal ini untuk menjaga stabilitas pangan.

Untuk pelaksanaan operasi pasar ini Disperindag berkoordinasi dengan  DKPP, Satgas Pangan, Bagian Ekonomi dan  Bulog. Operasi pasar dilakukan di daerah yang distribusi pangan kurang maksimal.

Hal ini untuk menjaga ketahanan pangan selain ketersediaan bahan pangan juga terkait dengan distribusi pangan. Adapun komuditas yang ada di operasi pasar ini diantaranya beras dengan harga Rp 9000 per kilogram, minyak goreng Rp 15.000 per kilogram, telur 22.000 per kilogram, gula pasir Rp 12.000 per kilogram dan tepung terigu Rp 8000 per kilogram.

Sembako yang terjual di operasi Pasar di Desa Joho adalah Beras 120 kilogram, gula 3 kilogram, minyak goreng 4 liter dan telur ayam 24 kilogram.  Operasi pasar dimulai Selasa (10/12) di Desa Joho Kecamatan Semen.  Operasi pasar kedua, Rabu (11/12) di Desa Pagung Kecamatan Semen.

Operasi pasar  ketiga dilaksanakan Senin (16/12)  Balai Desa Kedawung Kecamatan Mojo. Operasi Pasar ke empat Selasa (17/12) di Balai Desa Kraton dan ke lima  dilaksanakan Rabu (18/12) pagi di Balai Desa Kranding Kecamatan Mojo.

Drh. Tutik Purwaningsih Kepala Disperindag Kabupaten Kediri menjelaskan operasi pasar ini harganya memang variatif. Sembako dalam operasi pasar ini menurutnya, harganya tentu beda dengan harga pasaran.

“Jika dalam lima kali  operasi pasar ini kemungkinan masih ada  kenaikan harga pasar dan ketidak cukupan kebutuhan, akan diadakan operasi pasar lagi. Karenanya koordinasi terus berkelanjutan,” katanya.

Disperindag bersama tim dari Bulog berusaha melihat kondisi pasar dan ini menurutnya, akan berkelanjutan untuk operasi pasar. Nantinya tim Satgas Pangan menjelang akhir Desember akan memantau soal harga di pasar. Dengan maksud mengetahui harga pasar dan dilakukan evaluasi mendalam.

“ Kami bersyukur dalam operasi pasar yang kami gelar ini mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat.  Karenanya kami siapkan bahanya lebih dari cukup dan warga tidak perlu repot membeli ke pasar. Warga juga tidak perlu khawatir karena ketercukupan dan ketersediaan stok pangan dan produk peternakan di Kabupaten Kediri mencukupi,”jelasnya.

Ditambahkan Tutik, dalam hal ini peran satgas pangan dan DKPP  berkelanjutan melakukan pantauan ke beberapa pasar di wilayah Kabupaten Kediri. Ini sebagai bahan pertimbangan untuk pelaksanaan operasi pasar karena menjelang natal dan tahun baru harga sembako dan lainya seringkali naik.(Adv)

Reporter Bakti Wijayanto
Editor Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date