Jelang Liga Champion, Tiga Permasalahan Lampard dalam Menghadapi Bayern Munchen

Share this :

London, koranmemo.com – Menjelang babak 16 besar Liga Champion yang mempertemukan Chelsea dan Bayern Munchen, yang akan diselenggarakan pada Rabu (26/2) pukul 03.00 WIB, Pelatih Chelsea, Frank Lampard sedang mempertimbangkan strategi yang ampuh untuk digunakan melawan tim besar sekelas Bayern Munchen.

Lampard yang dikenal sangat cerdas baik saat masih menjadi pemain dan saat telah menjadi pelatih, harus mampu mengatasi permasalahannya terlebih dahulu untuk mendapatkan strategi yang terbaik. Chelsea semenjak ditangani Lampard memang menunjukan permainan menekan yang sangat baik, namun performa Chelsea belum bisa dikatakan stabil.

Melansir dari AFP, Permasalahan pertama yang harus diselesaikan Lampard adalah apakah dirinya akan mempercayai Oliver Giroud untuk menjadi ujung tombak saat menghadapi Bayern Munchen. Giroud memang menunjukan performa yang menakjubkan saat diturunkan menghadapi Tottenham Hotspur pada lanjutan Liga Inggris, dia berhasil mencetak gol dan memberikan kemenangan untuk Chelsea.

Opsi menggunakan Giroud setelah cederanya striker andalan Lampard, Tammy Abraham, memberikan ketidak pastian terhadap konsistensinya di lapangan nanti. Giroud yang lebih lama menghabiskan waktunya di bangku cadangan tentu kekurangan jam bermain musim ini, banyak pengamat yang khawatir dia telah kehilangan sentuhannya.

Selain itu, tipikal Giroud yang benar-benar berbeda dari Abraham ataupun Batshuayi yang biasa dipercaya Lampard, membutuhkan penyesuaian strategi pada tim. Giroud adalah striker dengan tipikal sebagai target man yang mengandalkan kekuatan dan postur tubuh. Sedangkan Chelsea biasanya bermain dengan mengandalkan striker yang mau bekerja keras dan banyak menjemput bola.

Permasalahan kedua yang harus dipikirkan Lampard adalah terkait strategi bertahan seperti saat Chelsea melawan Tottenham. Strategi yang menggunakan 5 pemain belakang ini memang efektif saat melawan Tottenham. Namun jika strategi ini digunakan untuk melawan Bayern yang penguasaan bolanya sangat baik dan memiliki gaya serang teratur, strategi ini perlu dievaluasi.

Mengesampingkan kemampuan Bayern, strategi ini sangat membantu Chelsea dalam menempatkan pemainnya untuk memenangkan penguasaan bola. Taktik ini juga dapat membuat organisasi pemain Chelsea lebih solid dan dapat menyerang secara efektif dengan memanfaatkan lebar lapangan.

Permasalahan ketiga yang dihadapi Lampard adalah permainan Barkley, wing back yang suka menyerang. Terbukti apa yang dilakukannya saat melawan Tottenham dapat membantu Chelsea dalam mencetak gol.

Menurunkan Barkley dalam menghadapi Bayern akan menjadi pertimbangan yang sulit, dia dapat membantu serangan dengan baik namun tentu akan meninggalkan ruang saat terjadi serangan balik. Seperti yang semua orang ketahui, Bayern Munchen memiliki penyerang yang mampu berlari cepat dan senang mengeksplotasi sisi sebelah kanan maupun kiri pertahanan lawan.

Reporter: Ahmad Bayu Giandika

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date