Jasad Karyawati Koperasi Dibuang di Parit

Share this :
Petugas mengidentifikasi luka pada jasad korban (yudha/memo)
Petugas mengidentifikasi luka pada jasad korban (yudha/memo)

*Diduga Dibunuh, Wajah Luka, Sepeda Motor Hilang

Kediri, Memo-Warga Dusun Bibis Desa Baye Kecamatan Kayen Kidul, Senin (30/6) sekitar pukul 05.00 WIB mendadak geger. Salah satu warganya menemukan sesosok mayat perempuan tergeletak di sebuah parit yang berada di jalan sekitar areal persawahan dusun setempat. Mayat perempuan yang ditemukan itu belakangan diketahui  bernama Lilik Sumarsih (46) karyawati Koperasi Prima Husada Kota Kediri,  warga Desa Wates Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. Korban diduga kuat dibunuh. Pasalnya selain mengalami luka-luka di wajah, sepeda motor yang dibawanya juga hilang.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun Memo, mayat Lilik kali pertama ditemukan oleh Sodikin (34) warga setempat yang hendak mencari rumput. Ketika berjalan di sekitar parit, dia kaget melihat orang dengan posisi terlentang. Setelah didekati, ternyata orang tersebut sudah tidak bernafas lagi dengan kondisi terdapat luka di sekitar wajah dan bekas darah mengalir.

Melihat itu, saksi melapor ke perangkat desa, dan diteruskan ke Polsek Pagu. Petugas Polsek Pagu, yang menerima laporan langsung datang ke lokasi bersama petugas identifikasi Polres Kediri untuk melakukan olah TKP serta menghimpun keterangan seputar penemuan mayat itu. Setelah selesai melakukan olah TKP, petugas mengevakuasi jenazah korban untuk dibawah ke RS Bhayangkara Kota Kediri.

Kapolsek Pagu, AKP Suharjito dikonfirmasi terkait temu mayat ini mengatakan jika kasusnya sedang dalam penyelidikan polisi. “Setelah ditemukan, mayat langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, untuk dilakukan visum. Sedangkan sepeda motor jenis Yamaha Mio GT yang belum diketahui nopolnya, hingga kini belum diketahui keberadaannya. Sedangkan untuk perhiasan seperti cincin, kalung yang dikenakan korban sebagan besar masih ada, namun anting kiri korban tidak ada,” terang AKP Suharjito.

Terkait adanya luka pada wajah korban, baik Kapolsek Pagu, AKP Suharjito maupun Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Edi Herwiyanto masih enggan menyimpulkan jika korban merupakan korban pembunuhan. “Kita masih menunggu hasil visum dari dokter rumah sakit, dan belum berani menyimpulkan jika korban meninggal akibat menjadi korban pembunuhan,” aku keduanya melalui ponsel, Senin (30/6).

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri, AKBP Prima Heru mengakui terdapat luka di beberapa bagian wajah korban. “Kondisi jenazah masih utuh, namun kondisi kedua mata korban terdapat luka lebam, pipi kanan terdapat luka robek sepanjang antara 1.5 – 2 cm, serta pipi kiri memar,” ujar AKBP Prima Heru.(gung)