Jaring PSK dan Baby Sitter Pengguna Sabu

Share this :

Operasi Tangkap Tangan BNN Kota Kediri

Kediri, koranmemo.com – Badan Narkotika Nasional Kota Kediri menangkap 3 orang pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Mereka ditangkap di sebuah rumah yang berada di Lingkungan Ngadisimo, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota, Kota Kediri Kamis, (2/2) sekitar pukul 23.00 WIB.

Diketahui, 2 dari 3 pelaku tersebut adalah perempuan yakni  AM (21) asal Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota, Kota Kediri dan CS (20) asal Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Mereka mengaku sebagai PSK dan baby sitter. Sedangkan seorang lagi, WS (27) pria asal Desa Kepuhrejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri.

AKBP Lilik Dewi Indarwati, Kepala BNN Kota Kediri menjelaskan, awalnya pihak BNN mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di lingkungan tersebut diduga ada pesta narkoba. Tak menunggu lama, anggota BNN menyelidiki dan melakukan penangkapan terhadap 3 pelaku. Dari penangkapan tersebut ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 0,62 gram, uang tunai Rp 395 ribu, 1 ATM, dan 3 unit HP. “Dari pengkapan tersebut dinyatakan WS sebagai kurir dan pengedar sedangkan 2 wanita AM dan CS sebagai pengguna karena keduanya tidak ditemukan barang bukti narkotika,” ungkap Lilik Dewi.

Lilik Dewi menambahkan, dari dua wanita pengguna sabu tersebut BNN mengharuskan untuk direhabilitasi karena tidak ditemukan narkotika. Saat di-tes urin oleh BNN, WS dinyatakan negatif, sedangkan AM dan CS terbukti positif menggunakan narkotika. “Menurut pengakuan WS, dia tidak pernah menggunakan narkotika akan tetapi dia membeli dan menjual kembali. Dia saat ditangkap mengakui membeli sabu seberat 1 gram seharga Rp 1,3 juta dan dijual kembali seharga sekitar Rp 1,6 juta. WS melakukan kegiatan tersebut sudah sekitar 5 bulan,” paparnya.

Untuk diketahui, BNN Kota Kediri sejak tahun 2017 mendapatkan kewenangan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika. Pada bulan Februari ini, pihak BNN telah berhasil melakukan tangkap tangan penyalahgunaan narkotika.

Reporter : Yudha Kriswanto

Editor : Vrian Triwidodo