Jangkau Daerah Pelosok, Tulungagung Sekarang Punya Mobil ‘Pintar’

Share this :

Tulungagung, Koranmemo.com – Polres Tulungagung meluncurkan 12 kendaraan pintar, Kamis (16/7). Dua mobil dan sepuluh motor yang dimodifikasi menyerupai perpustakaan keliling itu nantinya bakal beroperasi setiap hari di daerah pelosok yang sulit terakses sinyal. Kendaraan pintar itu menyediakan sedikitnya 1500 buku dari berbagai jenjang pendidikan.

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia menyebut, kendaraan pintar itu diluncurkan untuk membantu proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya tak seluruh daerah di Tulungagung mempunyai akses internet yang memadai.

“Karena selama (pandemi) ini daring dan tidak semua (wilayah) bisa (terjangkau) internet, jadi kami ingin membantu,” kata Pandia usai launching mobil dan motor pintar anak tangguh semeru di Polres Tulungagung.

Kendaraan pintar itu dilengkapi dengan beberapa buku untuk pendidikan dari mulai jenjang pendidikan dasar hingga sekolah menengah pertama. Nantinya pihaknya bakal bekerja sama dengan guru literasi di masing-masing wilayah dan pemerintah desa setempat.

“Setiap hari keliling. Tidak hanya di kampung-kampung tangguh, namun seluruh wilayah, utamanya di daerah pelosok,” imbuhnya.

Buku tersebut bakal diperbarui tiap 30 hari sekali. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pihaknya bekerja sama dengan dinas kearsipan dan perpustakaan setempat, serta beberapa pihak terkait lainnya. Dalam praktiknya, Pandia menyebut, turut melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.

“Kita sekaligus galakkan wajib belajar di pelosok desa. Tentunya teknisnya nanti tetap mematuhi protokoler kesehatan, “ kata Pandia. Ia menyebut, mobil dan motor pintar itu menjadi bentuk andil Polres Tulungagung dalam meningkatkan minat baca anak-anak untuk menuju transformasi Indonesia Emas 2045.

Di Tulungagung ada beberapa daerah yang sulit terjangkau internet. Diantaranya adalah wilayah Kecamatan Sendang, Kecamatan Tanggunggunung hingga Kecamatan Pagerwojo. Dengan adanya kendaraan pintar itu diharapkan mempermudah KBM di tengah pandemi Covid-19. Sebab selain menerapkan KBM daring, beberapa wilayah juga masih menerapkan KBM secara luring.

Reporter : Cahyo Syamhuda

Editor : Achmad Saichu